Manajemen Lalu Lintas Bekasi: Dishub Siapkan Strategi Pasca-Relokasi Pasar Tumpah SGC

Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi mengambil langkah strategis dengan menyiapkan manajemen lalu lintas komprehensif pasca-relokasi pasar tumpah SGC, demi mengurai kemacetan dan mengembalikan fungsi jalan secara optimal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Manajemen Lalu Lintas Bekasi: Dishub Siapkan Strategi Pasca-Relokasi Pasar Tumpah SGC
Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi mengambil langkah strategis dengan menyiapkan manajemen lalu lintas komprehensif pasca-relokasi pasar tumpah SGC, demi mengurai kemacetan dan mengembalikan fungsi jalan secara optimal. (AntaraNews)

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi telah mengambil langkah strategis dengan menyiapkan manajemen teknis lalu lintas yang komprehensif. Persiapan ini dilakukan pasca-relokasi pasar tumpah di Jalan RE Martadinata dan Kapten Sumantri, area Sentra Grosir Cikarang (SGC). Tujuannya adalah mengoptimalkan kembali fungsi jalan serta memperlancar arus kendaraan yang kerap tersendat.

Plt Kepala Dishub Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, menyatakan bahwa relokasi pedagang pasar tumpah ini merupakan solusi penting. Solusi ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi badan jalan secara optimal dan mengatasi kemacetan. Titik tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu simpul kemacetan parah di Cikarang.

Manajemen teknis lalu lintas yang disiapkan mencakup beberapa aspek krusial. Ini termasuk rekayasa lalu lintas, perbaikan penerangan jalan umum (PJU), hingga penataan sarana parkir. Semua upaya ini dirancang untuk menciptakan kelancaran dan kenyamanan berkendara bagi masyarakat.

Strategi Komprehensif Dishub dalam Penataan Lalu Lintas

Dishub Kabupaten Bekasi telah memulai pemasangan pembatas jalan di area relokasi pasar tumpah. Proses ini akan dilanjutkan dengan penataan menyeluruh pada seluruh kawasan sekitar lokasi. Penataan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan teratur bagi semua pengguna jalan.

Selain itu, perbaikan penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami kerusakan juga menjadi prioritas. Agus Budiono menjelaskan bahwa beberapa unit PJU membutuhkan penggantian suku cadang. Proses pengadaan suku cadang ini sedang berjalan untuk memastikan pemeliharaan yang optimal dan penerangan yang memadai.

Pihak Dishub juga merencanakan penataan parkir yang lebih teratur bagi pengunjung pasar tumpah. Untuk sementara, area parkir masih memanfaatkan satu lajur jalan yang tersedia. Namun, ke depan, parkir akan diarahkan untuk naik ke trotoar. Penataan ini tetap akan memberikan ruang yang cukup bagi pejalan kaki. Ini merupakan bagian dari dukungan fasilitas yang disediakan untuk pengunjung pasar.

Mengembalikan Fungsi Jalan dan Meningkatkan Mobilitas Warga

Agus Budiono mengungkapkan bahwa penataan wajah Cikarang mendapat penekanan khusus dari pemerintah daerah. Terutama pada koridor Jalan Kapten Sumantri yang menjadi fokus utama. Instruksi ini datang langsung dari Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menunjukkan komitmen kuat.

Koordinasi yang baik telah terjalin antara Dishub dengan dinas teknis lain yang terkait. Dinas Bina Marga akan memfokuskan perhatian pada penataan fisik jalan, termasuk perbaikan dan perawatan infrastruktur. Sementara itu, Dishub akan terus mengimplementasikan manajemen teknis lalu lintas yang telah direncanakan.

Pemerintah daerah berharap penuh bahwa relokasi pedagang pasar tumpah ini akan mampu mengembalikan fungsi jalan secara optimal. Harapannya, dua lajur jalan yang sebelumnya terhambat aktivitas perniagaan dapat berfungsi kembali. Ini adalah langkah krusial demi kelancaran mobilitas masyarakat secara keseluruhan.

Dengan demikian, pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat dapat kembali berkendara dengan lebih aman dan nyaman. Mereka tidak akan lagi terganggu oleh aktivitas perdagangan yang selama ini menjadi faktor utama penyebab kemacetan. Lingkungan lalu lintas yang tertib dan lancar adalah tujuan akhir dari seluruh upaya penataan ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi