Pemkot Banjarbaru Pastikan Program CSR Perusahaan Tepat Sasaran, Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen memastikan Program CSR perusahaan lebih tepat sasaran, menyentuh masyarakat, dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Bagaimana strategi mereka untuk mencapai visi Banjarbaru EMAS?
Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menegaskan komitmennya untuk memastikan Program CSR perusahaan dapat lebih tepat sasaran. Inisiatif ini bertujuan agar kontribusi sosial perusahaan benar-benar menyentuh kebutuhan vital masyarakat. Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Komitmen strategis ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP/CSR) Kota Banjarbaru 2026. Pertemuan penting tersebut diselenggarakan di Aula Gawi Sabarataan pada Sabtu, 24 Mei. Acara ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk menyelaraskan visi dan misi.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Banjarbaru, Sri Lailana, menyatakan bahwa pemerintah daerah menginginkan Program CSR berjalan selaras dengan arah pembangunan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Kontribusi perusahaan dianggap esensial untuk menyempurnakan pembangunan daerah.
Sinkronisasi Program CSR dengan Prioritas Daerah
Pemerintah Kota Banjarbaru menekankan pentingnya sinkronisasi Program CSR dengan prioritas pembangunan daerah. Hal ini bertujuan agar setiap bantuan yang disalurkan tidak tumpang tindih dan dapat terdistribusi secara lebih merata. Diskusi intensif antara pemerintah daerah dan 52 perusahaan, termasuk BUMN, BUMD, dan swasta, menjadi inti dari rapat koordinasi ini.
Sri Lailana menegaskan bahwa kontribusi perusahaan seharusnya tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban sosial semata. Lebih dari itu, Program CSR harus mampu secara signifikan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Peningkatan ini diharapkan terjadi melalui program-program yang memberikan dampak langsung dan berkelanjutan.
Menurutnya, Program CSR sangat krusial untuk menyempurnakan pembangunan di Kota Banjarbaru. Inisiatif ini juga vital untuk kebaikan masyarakat dan kemajuan daerah yang dicintai. Sinergi antara sektor publik dan swasta diharapkan menciptakan ekosistem pembangunan yang lebih kuat.
Peran Forum TJSP/CSR dan Akuntabilitas
Kepengurusan Forum TJSP/CSR periode 2026–2029 diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha. Penguatan ini esensial untuk mendukung visi pembangunan Banjarbaru EMAS, yang berarti Elok, Maju, dan Sejahtera. Forum ini menjadi jembatan komunikasi yang strategis.
Selain itu, Sri Lailana juga menekankan pentingnya mekanisme pengajuan hingga pencairan bantuan Program CSR yang sesuai ketentuan. Proses ini harus dilakukan melalui Peraturan Daerah Kota Banjarbaru. Tujuannya adalah memastikan pelaksanaan program berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.
Kepatuhan terhadap regulasi daerah menjadi kunci untuk menghindari potensi masalah. Dengan demikian, setiap rupiah yang dialokasikan untuk Program CSR dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Ini juga membangun kepercayaan publik terhadap inisiatif perusahaan.
Memperluas Jangkauan Manfaat Program CSR
Pemerintah Kota Banjarbaru sangat berharap komunikasi antara perusahaan dan pemerintah dapat semakin intensif. Komunikasi yang baik akan memungkinkan penerima manfaat Program CSR menjadi lebih luas. Harapannya, manfaat tidak hanya terpusat pada wilayah ring satu perusahaan saja.
Perluasan jangkauan ini akan memastikan bahwa lebih banyak masyarakat merasakan dampak positif dari Program CSR. Ini juga sejalan dengan prinsip pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Banjarbaru. Kolaborasi yang erat menjadi fondasi utama untuk mencapai tujuan ini.
“Melalui sinergi dan komitmen bersama, kita yakin dapat membangun kolaborasi yang semakin kuat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong kemajuan di berbagai bidang,” ujar Sri Lailana. Pernyataan ini menegaskan optimisme Pemkot terhadap masa depan Program CSR di Banjarbaru.
Sumber: AntaraNews