Pemkab Banjar Tercepat Bentuk Koperasi Merah Putih di Kalsel: 290 Koperasi Desa/Kelurahan Siap Gerakkan Ekonomi Lokal
Pemkab Banjar menjadi yang tercepat di Kalsel dalam pembentukan Koperasi Merah Putih, dengan 290 koperasi desa/kelurahan siap menggerakkan ekonomi lokal dan UMKM.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), mencatat prestasi gemilang sebagai salah satu kabupaten tercepat dalam pembentukan Koperasi Merah Putih di provinsi setempat. Hingga pertengahan Oktober 2025, Pemkab Banjar telah berhasil membentuk 290 Koperasi Merah Putih, terdiri dari 270 koperasi desa dan 13 koperasi kelurahan. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Pemkab Banjar dalam mendukung program ekonomi kerakyatan.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, 14 koperasi telah memiliki gerai fisik yang siap digunakan. Prestasi ini mengantarkan Pemkab Banjar menerima penghargaan langsung dari Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program yang diinisiasi secara nasional.
Program Koperasi Merah Putih ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat di Kabupaten Banjar, bahkan Kalimantan Selatan secara umum. Dengan sinergi yang kuat antara Pemkab Banjar dan berbagai pihak, target penyelesaian pembangunan gerai serta operasional koperasi diharapkan tercapai sesuai jadwal. Dukungan penuh dari Forkopimda juga menjadi kunci keberhasilan program ini.
Capaian Gemilang Pemkab Banjar dalam Program Koperasi Merah Putih
Pemkab Banjar telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam implementasi program Koperasi Merah Putih. Dengan total 290 koperasi yang terbentuk hingga pertengahan Oktober 2025, Kabupaten Banjar memimpin di Kalimantan Selatan. Koperasi-koperasi ini tersebar di 270 desa dan 13 kelurahan, mencerminkan jangkauan yang luas di seluruh wilayah.
I Gusti Made Suryawati, Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, menegaskan bahwa 14 dari koperasi tersebut sudah dilengkapi dengan gerai fisik. Gerai-gerai ini siap menjadi pusat aktivitas ekonomi bagi masyarakat setempat. Kecepatan dan efisiensi dalam pembentukan ini menjadikan Banjar sebagai percontohan bagi daerah lain.
Atas capaian progresif ini, Pemkab Banjar mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin. Penghargaan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pihak terkait untuk terus mengembangkan Koperasi Merah Putih. Sinergi yang kuat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga menjadi faktor penting dalam percepatan ini.
Koperasi Merah Putih: Motor Penggerak Ekonomi Lokal
Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa dan kelurahan. Dandim 1006 Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi ini diharapkan dapat memperluas akses usaha bagi pelaku UMKM. Ini akan menciptakan peluang baru bagi produk-produk lokal untuk berkembang.
Program ini dirancang untuk memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat, khususnya di pedesaan. Dengan adanya koperasi, diharapkan terjadi peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi. Koperasi Merah Putih juga diharapkan mampu menjadi jembatan bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya menambahkan, "Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Banjar, serta Kalimantan Selatan secara umum. Kami siap mendukung penuh agar pembangunan gerai dan fasilitas selesai tepat waktu pada akhir Desember mendatang." Komitmen ini menunjukkan keseriusan semua pihak dalam menyukseskan program ini.
Inisiasi Nasional dan Dukungan Penuh untuk Koperasi Desa
Program Nasional Pembentukan Koperasi Desa ini merupakan inisiasi penting yang digagas atas arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Peletakan batu pertama pembangunan fisik 800 gerai, pergudangan, dan fasilitas penunjang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dilakukan secara serentak pada Jumat (17/10). Acara ini diselenggarakan melalui konferensi daring dari Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Di Kabupaten Banjar, salah satu titik pelaksanaan kegiatan bersejarah ini berlangsung di Desa Indrasari, Kecamatan Martapura. Acara tersebut dihadiri oleh Pj Sekda Banjar Ikhwansyah, Dandim 1006 Banjar Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, serta jajaran Forkopimda Banjar. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program nasional.
Sebanyak 800 koperasi dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi secara daring dalam momen penting ini. Pembangunan fisik gerai-gerai koperasi ini ditargetkan rampung pada 30 Desember 2025. Selanjutnya, seluruh koperasi diharapkan mulai beroperasi secara penuh pada Januari 2026, membawa dampak positif bagi ekonomi nasional.
Sumber: AntaraNews