Pelni Layani Ribuan Penumpang di Pangkalan Bun Selama Libur Idul Adha 2026
PT Pelni Cabang Pangkalan Bun mencatat keberangkatan 1.178 penumpang selama libur Idul Adha 2026, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pelni.
PT Pelni Cabang Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mencatat lonjakan jumlah penumpang yang signifikan selama periode libur panjang Idul Adha 2026. Sebanyak 1.178 penumpang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Panglima Utar dalam rentang waktu 23 hingga 28 Mei lalu. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memilih transportasi laut untuk merayakan momen penting ini.
Kepala PT Pelni Cabang Pangkalan Bun, Andry Yudha, menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran angkutan laut. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari kesiapan operasional hingga koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan di pelabuhan. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan optimal bagi seluruh penumpang.
Secara nasional, PT Pelni (Persero) mencatat penjualan 39.797 tiket untuk periode keberangkatan 27 Mei hingga 1 Juni 2026, menjelang libur Idul Adha 1447 H. Pencapaian ini menunjukkan bahwa kapal Pelni tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarpulau selama masa liburan.
Persiapan Matang Pelni Hadapi Libur Idul Adha
Dalam menghadapi lonjakan penumpang selama libur Idul Adha 2026, PT Pelni telah melakukan persiapan menyeluruh. Kesiapan operasional pelayanan penumpang menjadi prioritas utama, didukung oleh koordinasi erat dengan berbagai pihak terkait di pelabuhan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap proses keberangkatan dan kedatangan kapal berjalan tanpa hambatan.
Fasilitas terminal penumpang juga telah dipastikan dalam kondisi optimal untuk menunjang kenyamanan. Pihak Pelni Pangkalan Bun menyiapkan tiga armada kapal, yaitu KM Awu, KM Kelimutu, dan KM Lawit, guna memaksimalkan pelayanan terhadap penumpang. Ketersediaan armada yang memadai menjadi kunci dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat.
Selain itu, Pelni terus memantau perkembangan jumlah penumpang dan kesiapan petugas di lapangan. Monitoring ketat ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi peningkatan mobilitas masyarakat secara mendadak selama masa libur panjang. Seluruh upaya ini dilakukan demi menjamin kelancaran dan keamanan perjalanan.
Komitmen Pelni untuk Keselamatan dan Pelayanan Terbaik
PT Pelni secara konsisten menjaga standar keselamatan tertinggi dalam setiap operasionalnya. Prinsip safety first dan zero accident selalu menjadi landasan utama, memastikan setiap pelayaran berlangsung aman bagi seluruh penumpang. Komitmen ini tidak hanya berlaku di Pangkalan Bun, tetapi juga di seluruh wilayah operasional Pelni.
Pelayanan prima juga menjadi fokus utama Pelni dengan mengedepankan service excellence. Petugas di lapangan selalu siap memberikan bantuan dan memastikan kenyamanan penumpang selama perjalanan. Hal ini sejalan dengan upaya Pelni untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan membangun kepercayaan publik.
Sepanjang periode 1 Januari hingga 25 Mei 2026, Pelni telah melayani sekitar 1,9 juta penumpang di seluruh Indonesia. Angka fantastis ini membuktikan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan angkutan laut Pelni. Kapal Pelni terbukti menjadi pilihan utama untuk bepergian antarpulau, menunjukkan peran vitalnya dalam konektivitas maritim nasional.
Sumber: AntaraNews