Pelni Catat Penjualan 249 Ribu Tiket Mudik Idul Fitri 2026, Prioritaskan Keselamatan
PT Pelni (Persero) telah berhasil menjual 249.601 tiket mudik Idul Fitri 1447 Hijriah untuk keberangkatan 6-22 Maret 2026, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap layanan kapal Pelni dengan fokus utama pada keselamatan.
PT Pelayaran Indonesia (Pelni) mencatat penjualan tiket angkutan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah yang signifikan, mencapai 249.601 tiket. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi laut selama periode libur panjang tersebut. Keberangkatan tiket yang terjual ini dijadwalkan mulai dari tanggal 6 Maret hingga 22 Maret 2026.
Direktur Utama PT Pelni (Persero), Tri Andayani, mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme ini menjadi indikator kepercayaan publik terhadap layanan kapal penumpang Pelni. Perusahaan pelayaran negara ini terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik. Fokus utama Pelni adalah memastikan setiap perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
Salah satu rute favorit yang banyak diminati adalah perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Rute ini dilayani oleh KM Dobonsolo, kapal serbaguna yang menjadi andalan Pelni untuk angkutan mudik tahun ini.
Antusiasme Pemudik dan Fokus Keselamatan Pelni
Penjualan tiket mudik Idul Fitri yang mencapai hampir 250 ribu menunjukkan bahwa kapal Pelni masih menjadi pilihan utama bagi banyak masyarakat. Tingginya angka ini merefleksikan kebutuhan akan transportasi laut yang terjangkau dan dapat diandalkan. Pelni terus berupaya memenuhi permintaan ini dengan kapasitas armada yang memadai.
Tri Andayani menegaskan bahwa prinsip “safety first” atau keselamatan adalah pilar utama bagi Pelni. Setiap pemudik diharapkan dapat tiba di tujuan dengan selamat dan merasakan kenyamanan selama perjalanan. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai langkah pengawasan dan koordinasi ketat.
Pengawasan langsung dilakukan oleh BP BUMN, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Pelni sendiri di KM Dobonsolo. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga standar keselamatan dan pelayanan tertinggi selama Angkutan Lebaran 2026. Koordinasi yang intensif dengan otoritas pelabuhan juga terus ditingkatkan untuk memastikan kapasitas penumpang sesuai aturan.
KM Dobonsolo, Kapal Andalan Mudik Serbaguna
KM Dobonsolo menjadi salah satu kapal primadona dalam angkutan mudik Idul Fitri kali ini. Kapal ini telah mengangkut sebanyak 1.495 penumpang dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Tanjung Perak pada Jumat sore. Kapal ini merupakan bagian dari armada Pelni yang dirancang untuk melayani berbagai kebutuhan.
Keistimewaan KM Dobonsolo adalah kemampuannya sebagai kapal “3 in 1”. Kapal ini tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga kontainer dan muatan kendaraan. Dengan kapasitas angkut hingga 2.000 orang, KM Dobonsolo juga mampu memuat maksimal 60 kendaraan kecil dan kontainer hingga 55 TEUs.
Trayek yang dilayani oleh KM Dobonsolo sangat luas, mencakup rute Tanjung Priok-Surabaya-Makassar-BauBau-Ambon-Banda-Tual-Dobo-Kaimana-FakFak-Ambon-Namlea-BauBau-Makassar-Surabaya-Tanjung Priok. Fleksibilitas ini memungkinkan Pelni untuk menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, mendukung mobilitas masyarakat.
Jaringan Luas dan Layanan Pelni Lainnya
PT Pelni mengoperasikan total 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan di seluruh Indonesia. Jaringan luas ini memperkuat peran Pelni sebagai tulang punggung transportasi laut nasional. Layanan ini sangat vital, terutama bagi daerah-daerah terpencil.
Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 30 trayek kapal perintis. Kapal-kapal perintis ini menjadi sarana aksesibilitas penting bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP (Terdepan, Terluar, Terpencil, dan Perbatasan). Trayek perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute.
Tidak hanya itu, Pelni juga mengoperasikan 18 kapal rede untuk pelayanan bisnis logistik, termasuk delapan trayek tol laut. Perusahaan ini bahkan memiliki satu trayek khusus untuk kapal ternak, menunjukkan diversifikasi layanan yang komprehensif.
Sumber: AntaraNews