PELNI Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon Mudik Lebaran, Kuota Tersisa 7,5 Persen
PT PELNI (Persero) mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan sisa kuota diskon mudik Lebaran sebesar 30 persen yang masih tersedia, dengan penyerapan program telah mencapai 92,5 persen.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mengajak seluruh masyarakat untuk segera memanfaatkan program diskon transportasi mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini menawarkan potongan harga sebesar 30 persen dari harga tiket normal untuk perjalanan kapal penumpang PELNI. Inisiatif ini bertujuan untuk meringankan beban biaya perjalanan mudik dan mendorong masyarakat menggunakan transportasi laut.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengungkapkan bahwa penyerapan program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi kapal penumpang PELNI telah mencapai 92,5 persen dari total anggaran Rp42,3 miliar. Hingga saat ini, sekitar 7,5 persen dari total kuota diskon masih tersedia bagi calon pemudik. Program ini berlangsung sejak 11 Februari dan akan berakhir setelah kuota habis atau paling lambat pada 5 April 2026.
Data per 28 Maret 2026 menunjukkan bahwa realisasi penumpang yang telah memanfaatkan diskon ini mencapai 431.705 orang. Angka ini setara dengan sekitar 96,9 persen dari proyeksi total 445.534 penumpang yang diharapkan menggunakan diskon selama periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.
Tingginya Animo Masyarakat Manfaatkan Diskon Mudik Lebaran PELNI
Program diskon transportasi yang digagas PELNI ini menawarkan potongan harga signifikan sebesar 30 persen dari harga tiket normal, menjadikannya pilihan menarik bagi pemudik. Dengan total anggaran stimulus mencapai Rp42,3 miliar, antusiasme masyarakat terlihat jelas dari tingkat penyerapan yang telah mencapai 92,5 persen. Hal ini menunjukkan bahwa program diskon mudik Lebaran PELNI sangat diminati dan efektif dalam menarik minat penumpang.
Periode program diskon ini dimulai sejak 11 Februari dan akan berlangsung hingga kuota yang disediakan habis, atau paling lambat pada tanggal 5 April 2026. Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemesanan tiket agar tidak kehabisan kuota yang semakin menipis. Ketersediaan kuota yang tersisa sekitar 7,5 persen menandakan bahwa kesempatan untuk mendapatkan tiket murah ini terbatas.
Hingga 28 Maret 2026, sebanyak 431.705 orang telah berhasil memanfaatkan potongan harga ini, mendekati target proyeksi 445.534 penumpang. Angka ini mencerminkan keberhasilan program dalam menjangkau sebagian besar target pemudik yang menggunakan kapal PELNI. Keberhasilan ini juga didukung oleh upaya PELNI dalam menginformasikan program secara luas kepada publik.
Prediksi Puncak Arus Balik dan Dampak Kebijakan WFA
Pada periode arus balik, khususnya antara tanggal 23 hingga 28 Maret 2026, jumlah penumpang yang menggunakan diskon telah mencapai 114.345 orang. Puncak arus balik dengan penggunaan diskon tertinggi tercatat pada 28 Maret 2026, dengan jumlah 22.524 orang yang melakukan perjalanan. Data ini memberikan gambaran tentang pola pergerakan pemudik yang memanfaatkan fasilitas diskon.
PELNI memprediksi puncak arus balik secara keseluruhan akan terjadi pada 2 April 2026, dengan proyeksi mencapai 27.009 penumpang. Angka ini menjadi perhatian khusus bagi PELNI dalam mempersiapkan layanan dan fasilitas untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik. Antisipasi terhadap lonjakan penumpang ini menjadi kunci untuk menjaga kenyamanan dan keamanan.
Tingginya animo masyarakat terhadap program diskon ini juga didukung oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah pada 25 hingga 27 Maret 2026. Kebijakan WFA memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal atau kembali lebih lambat, sehingga dapat memanfaatkan periode diskon secara optimal. Hal ini menunjukkan sinergi antara kebijakan pemerintah dan program transportasi.
Imbauan PELNI untuk Segera Manfaatkan Sisa Kuota
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, terus memantau penyerapan program stimulus ekonomi diskon transportasi ini. Ia mengimbau masyarakat yang masih berencana mudik menggunakan kapal PELNI untuk segera memesan tiket diskon melalui saluran resmi agar tidak kehabisan kuota yang tersisa.
Pentingnya pemesanan dini ditekankan mengingat kuota diskon yang semakin menipis. Dengan sisa kuota sekitar 7,5 persen, calon pemudik diharapkan tidak menunda rencana perjalanan mereka. PELNI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang memilih moda transportasi laut untuk mudik Lebaran.
Langkah proaktif PELNI ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan mudik Lebaran bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan adanya program diskon ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Sumber: AntaraNews