Prabowo Bicara soal Rupiah Melemah, Indonesia Kolaps hingga Puji Mentan Amran
Prabowo mengungkapkan Indonesia dalam kondisi baik di saat banyak yang negara panik karena geopolitik dunia.
Presiden Prabowo Subianto membantah Indonesia akan collapse atau jatuh dan chaos karena nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar Amerika Serikat (AS) yang saat ini sedang anjlok.
Prabowo mengatakan anjloknya nilai tukar rupiah tak berdampak kepada kehidupan masyarakat desa. Sebab, kata dia, masyarakat di desa tak menggunakan dolar dalam transaksi ekonomi sehari-hari.
"Sekarang ada yang selalu sebentar-sebentar Indonesia akan kolaps, akan chaos, akan apa. Rupiah begini, dolar begini, orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok," kata Prabowo saat peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
Dia mengatakan bahwa stok pangan dan energi dalam negeri saat ini dalam kondisi aman. Bahkan, Prabowo mengungkapkan Indonesia dalam kondisi baik di saat banyak yang negara panik karena geopolitik dunia.
"Pangan aman, energi aman ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke," ujarnya.
Disisi lain, Prabowo menekankan komitmen pemerintahnya dalam menjaga kekataan alam Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat. Dia meyakini Indonesia mampu bangkit ditengah kondisi geopolitik dan ketidakpastiaan dunia.
"Sekarang sudah terbukti banyak negara yang kesulitan yang panik karena perang di timur tengah Selat Hormuz ditutup. 20 persen BBM dunia lewat Selat Hormuz, berarti pupuk terpengaruh karena banyak pupuk berasal dari minyak dan gas," tuturnya.
500 Ton Pupuk
Menurut dia, banyak negara yang meminta pupuk dari Indonesia. Prabowo mencontohkan Australia meminta 500.000 ton pupuk urea kepada Indonesia.
"Filipina juga minta ke kita, kemudian India minta ke kita, Bangladesh, Brazil. Perintah saya bantu semua," ujar dia.
Stok Pangan
Selain pupuk, sejumlah negara juga ingin membeli beras dari Indonesia. Prabowo pun bersyukur stok beras Indonesia melimpah karena program swasembada pangan.
"Terima kasih semua pihak, untung kita punya Mentan yang hebat karena dia memang anaknya petani," ucap Prabowo.