Pemkab Bantul Targetkan 10 KDKMP Beroperasi Tahun Ini, Jadi Percontohan Nasional
Pemerintah Kabupaten Bantul serius menggarap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan menargetkan 10 KDKMP Bantul mulai beroperasi tahun ini, siap menjadi percontohan bagi daerah lain.
Pemerintah Kabupaten Bantul menargetkan sebanyak 10 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat beroperasi secara penuh pada tahun ini. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bantul untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayahnya. Program KDKMP Bantul ini diharapkan mampu menjadi pendorong kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja, mengungkapkan bahwa progres pembangunan KDKMP tahap pertama berjalan baik. "Tadi dilaporkan Pak Dandim tahap yang pertama 10 bangunan KDKMP sebagian besar sudah jadi," kata Agus di Yogyakarta, Sabtu (16/5). Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Pemkab dalam merealisasikan target tersebut.
Sebelum diresmikan, 10 KDKMP ini memerlukan persiapan matang terkait pengadaan gerai dan sarana pendukung lainnya. Kesiapan operasional KDKMP Bantul ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi seluruh KDKMP lainnya di Bantul. Peresmian KDKMP di Bantul kemungkinan akan diikutkan dalam agenda peresmian secara nasional pada bulan Agustus mendatang.
Persiapan Matang Menuju Operasional KDKMP Perdana
Sekda Agus Budiraharja menjelaskan bahwa sebelum diresmikan, 10 KDKMP yang ditargetkan beroperasi membutuhkan persiapan menyeluruh. Persiapan tersebut meliputi pengadaan isian untuk gerai dan berbagai sarana prasarana pendukung. Fasilitas seperti rak susun, pendingin ruangan (AC), dan kamera pengawas (CCTV) menjadi prioritas untuk menunjang operasional KDKMP.
Selain infrastruktur, pengadaan produk yang akan dijual juga menjadi fokus utama dalam persiapan operasional KDKMP ini. Jenis unit usaha yang akan dikembangkan di setiap KDKMP mengacu pada instruksi dari pemerintah pusat. Produk-produk yang diprioritaskan antara lain bahan pokok hingga pupuk bersubsidi, guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Lokasi dari 10 KDKMP yang siap beroperasi tersebar di beberapa wilayah strategis di Bantul. Beberapa di antaranya berada di Wukirsari, Selopamioro, Imogiri, Banguntapan, dan Piyungan. Pemilihan lokasi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga dan memaksimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Progres dan Target Pengembangan KDKMP di Bantul
Selain 10 KDKMP yang menjadi prioritas, Pemkab Bantul juga sedang dalam proses pembangunan 10 bangunan KDKMP lainnya. Ini menunjukkan skala program yang ambisius untuk pemerataan pengembangan koperasi di seluruh wilayah. Mayoritas KDKMP lainnya saat ini masih dalam tahap legalisasi tanah, sebuah proses krusial sebelum pembangunan fisik dapat dimulai.
Meskipun demikian, total 75 KDKMP di Bantul telah menyelesaikan administrasi kelembagaan pengurus. Ini merupakan capaian penting yang menandakan kesiapan organisasi internal koperasi. Dengan legalisasi tanah yang terus berjalan, diharapkan seluruh KDKMP dapat segera menyusul beroperasi penuh.
Agus Budiraharja optimis bahwa jika semua dokumen dan persiapan telah rampung, pengembangan KDKMP dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Targetnya, seluruh KDKMP di Bantul sudah bisa rampung pada tahun depan. Beberapa fasilitas transportasi seperti truk dan motor roda tiga juga sudah didatangkan untuk mendukung distribusi produk KDKMP.
Sumber: AntaraNews