Pabrik Sanken di Cikarang Berhenti Produksi, Berikut Sejarah Panjang Perusahaan di Indonesia
Penutupan Sanken di MM2100 Cikarang merupakan permintaan langsung dari induk perusahaan di Jepang.
Kabar buruk kembali menimpa industri manufaktur Indonesia. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengumumkan pabrik perusahaan elektronik dan peralatan rumah tangga, Sanken di kawasan industri MM2100, Cikarang akan berhenti produksi pada Juni 2025.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan perusahaan dalam online single submission (OSS), perusahaan tersebut berencana menutup basis produksinya pada pertengahan tahun.
"Di OSS itu Juni 2025," kata dia dikutip dari Antara di Jakarta, Rabu (19/2).
Penutupan Sanken di MM2100 Cikarang merupakan permintaan langsung dari induk perusahaan di Jepang, karena akan mengubah basis produksi menjadi semikonduktor.
Menurutnya, secara garis besar perusahaan tersebut memiliki itikad baik karena sudah melaporkan rencana menghentikan basis produksi di Indonesia.
Sejarah Panjang Bisnis Sanken di Indonesia
Melansir laman resmi perusahaan, Kamis (20/2), Sanken merupa perusahaan elektronik dan peralatan rumah tangga lokal. Perusahaan ini didirikan sejak tahun 1996, berbasis di Jakarta.
Sanken memproduksi aneka produk peralatan rumah tangga yang banyak digunakan keluarga di Indonesia. Seperti mesin cuci, dispenser air, lemari es, televisi LED dan tabung, pendingin ruangan (AC), penanak nasi, kompor gas, kipas angin, setrika listrik, DVD player hingga speaker aktif.
Sanken dikenal karena produknya yang dianggap awet dengan harga yang terjangkau.
Perusahaan menyebut proses produksi menggunakan teknologi canggih Jepang dengan bantuan insinyur-insinyur dari Jepang yang handal dan berpengalaman di pabrik Sanken.