Optimalisasi Pajak Bandara Depati Amir, Pemkab Bangka Tengah Genjot PAD
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengoptimalkan pajak Bandara Depati Amir melalui koordinasi erat dengan Angkasa Pura, demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bangka Tengah) menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi retribusi pajak di kawasan pengelolaan Bandara Depati Amir. Langkah strategis ini melibatkan penguatan koordinasi serta pemutakhiran data bersama PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Depati Amir, yang berlokasi di Koba, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Upaya ini bertujuan untuk memastikan perhitungan pajak daerah dapat dilakukan secara lebih akurat dan transparan, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur serta program kesejahteraan masyarakat setempat. Optimalisasi pajak Bandara Depati Amir ini menjadi prioritas mengingat potensi kontribusinya yang signifikan bagi kas daerah.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, secara langsung menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak pengelola bandara. Kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan pajak yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk masa depan daerah.
Sinergi Pemkab dan Angkasa Pura untuk Peningkatan PAD
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepatuhan PT Angkasa Pura Indonesia dalam pembayaran pajak daerah selama ini. Menurutnya, kerja sama erat antara pemerintah daerah dan Angkasa Pura memiliki peran vital dalam mendukung percepatan pembangunan Bangka Tengah. Kontribusi ini terutama berasal dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pajak.
Algafry menegaskan bahwa koordinasi yang kuat akan terus diperkokoh demi menjamin optimalisasi retribusi pajak berjalan lebih baik dan berkelanjutan. Kesamaan pemahaman terkait data objek pajak dan retribusi di kawasan Bandara Depati Amir menjadi kunci utama. Ini memastikan setiap perhitungan pajak dilakukan secara akurat dan transparan, menghindari potensi selisih data.
Sinergi ini bukan hanya tentang penerimaan pajak, tetapi juga menciptakan lingkungan investasi kondusif dan tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan data valid dan transparan, kepercayaan publik serta investor terhadap pengelolaan keuangan daerah akan meningkat. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan.
Komitmen Angkasa Pura dan Langkah Konkret Optimalisasi Pajak
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Depati Amir, Muhammad Syahril, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Syahril berharap kerja sama yang telah terjalin baik ini dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah melalui sektor retribusi pajak.
Koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah merupakan bagian integral dalam memastikan pengelolaan kawasan bandara berjalan selaras dengan kebijakan dan regulasi daerah. Hal ini mencakup berbagai aspek operasional yang berpotensi menghasilkan retribusi, sehingga setiap potensi pendapatan dapat digali secara maksimal.
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bangka Tengah, Aisyah Sisilia, menjelaskan bahwa tindak lanjut dari kerja sama ini meliputi pemutakhiran data. Proses ini akan fokus pada data terkait bangunan bandara serta seluruh tenant yang beroperasi di kawasan pengelolaan Angkasa Pura.
Aisyah menambahkan, pemutakhiran data ini sangat krusial agar perhitungan retribusi memiliki dasar yang valid dan disepakati bersama oleh kedua belah pihak. Dengan data yang mutakhir dan akurat, proses penetapan dan penagihan pajak dapat dilakukan secara lebih efisien dan adil, mendukung upaya optimalisasi pajak Bandara Depati Amir.
Sumber: AntaraNews