Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat

{{caption}}
Tundukkan Kepala, Anggota DPRD Jember Minta Maaf Merokok dan Main Game saat Rapat

{{caption}}
Mulai Hari ini, Buang Sampah Sembarangan di Palembang Kena Hukuman Berlapis

{{caption}}
Momen Nadiem Emosi Dituntut Kejaksaan 27 Tahun Penjara: Lebih Besar dari Teroris!

{{caption}}
Peringatan Terakhir Gerindra untuk Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat

{{caption}}
Gerindra Tegur Keras Anggota DPRD Jember Merokok saat Rapat, Dipecat jika Mengulangi

Topik Terkait
{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah ke Level Rp17.420, Dipicu Gejolak Geopolitik Global

Ibrahim menilai, pelemahan rupiah masih dipengaruhi gejolak geopolitik antara Amerika Serikat dengan Iran.

{{caption}}
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.180 per Dolar AS

Rupiah diprediksi bergerak fluktuatif dan cenderung melemah di kisaran Rp17.140–Rp17.180 per dolar AS, dipengaruhi tekanan global dan konflik Timur Tengah.

{{caption}}
Rupiah Masih Bertengger di level Rp 17.000, Ini Proyeksi Pekan Depan

Ibrahim memproyeksikan dalam sepekan terakhir, rupiah tercatat bergerak cukup lebar di rentang Rp 17.040 hingga Rp 17.200.

{{caption}}
Konflik Iran dan AS Tekan Rupiah ke Level Rp16.886

Rupiah melemah ke Rp16.886 per dolar AS dipicu konflik Iran, gangguan Selat Hormuz, serta kekhawatiran pasar terhadap data inflasi AS dan kredibilitas fiskal.

{{caption}}
Rupiah Kembali Melemah Terhadap Dolar AS, Ini Faktornya

Rupiah melemah dilevel Rp 16.884 pada penutupan perdagangan, Rabu 18 Februari 2026 sore.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, Sentuh Level Segini

Ibrahim mengungkap sejumlah faktor yang mempengaruhi pelemahan Rupiah. Salah satunya, pasar berfokus terhadap pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve.

{{caption}}
Tekanan Global Mereda, Rupiah Diprediksi Tutup Menguat Hari Ini

Pengamat memproyeksikan rupiah ditutup menguat di kisaran Rp16.750–Rp16.900, dipengaruhi ketegangan geopolitik global dan kebijakan moneter AS.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Sedikit Menguat, Imbas BI Pertahankan Suku Bunga Acuan?

Adapun faktor yang mempengaruhi penguatan rupiah yakni pasar saat ini menunggu pilihan Presiden AS Donald Trump untuk Ketua Fed menggantikan Jerome Powell.

{{caption}}
Rupiah Mendekati Rp17.000, Imbas BI Pertahankan Suku Bunga?

Pada perdagangan sore kemarin Rabu 21 Januari 2026 mata uang rupiah ditutup menguat 20 poin sebelumnya sempat melemah 20 poin di level Rp16.936.

{{caption}}
Menyentuh Rp17.000? Simak Penyebab Pelemahan Rupiah Hari Ini

Adapun ada perdagangan sebelumnya, Senin (19/1) mata uang rupiah melemah dilevel Rp16.955.

{{caption}}
Rupiah Terancam Tembus 17.000 per USD, Ini Penyebab Utamanya

Nilai tukar rupiah diprediksi akan mencapai angka antara Rp 16.840 hingga Rp 17.000 pada minggu depan.

{{caption}}
Rupiah Melemah Terancam Tembus Rp17.000 per Dolar, Ini Analisis Penyebabnya

Rupiah berpotensi melemah hingga ke level Rp16.840 dan bahkan dapat menembus Rp17.000 per dolar Amerika Serikat pada pekan depan.

{{caption}}
OPINI: Rupiah, Persepsi, dan Psikologi Krisis

Saat pelemahan mata uang tidak lagi sekadar persoalan fundamental.

{{caption}}
Menteri Bahlil Kaji Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Harga BBM

Laode belum bisa memastikan apakah pelemahan nilai tukar mata uang garuda bakal turut menyebabkan harga BBM naik pada bulan berikutnya.

{{caption}}
Kurs Rupiah Tembus Rp17.500 per USD, Menkeu Purbaya: APBN Masih Relatif Aman

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan beban subsidi pemerintah masih bisa ditangani di tengah pelemahan nilai tukar.

{{caption}}
Rupiah Melemah di Tengah Penguatan Ringgit dan Dolar Singapura, Ternyata Ini Penyebabnya

Tidak semua mata uang Asia mengalami nasib serupa. Ringgit Malaysia dan dolar Singapura justru relatif lebih stabil dibanding rupiah.

{{caption}}
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tak Mampu Angkat Rupiah dari Tekanan, Pengamat Beri Penjelasan Begini

Pertumbuhan ekonomi yang kuat biasanya menjadi sentimen positif bagi mata uang suatu negara. Namun kali ini, rupiah justru bergerak berlawanan arah.

{{caption}}
Ternyata Ini Faktor Buat Kurs Rupiah Anjlok Hingga Sentuh Level Rp17.500 per USD Hari Ini

Pelemahan rupiah kali ini dipicu kombinasi faktor global dan domestik. Mulai dari memanasnya konflik di Timur Tengah, lonjakan harga minyak dunia.

{{caption}}
HUT ke-7 PSAPI Soroti Dampak Pelemahan Rupiah ke Industri Penerbangan, Jadi Pukulan Telak Maskapai Nasional

Slogan yang digaungkan oleh Ketua PSAPI, Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim, itu terasa kontras dengan realitas pahit yang dipaparkan para narasumber.

{{caption}}
Pengamat: Pelemahan Rupiah Tak Terkait Pencalonan Thomas Djiwandono di BI

Tekanan terhadap Rupiah bersumber dari persoalan global yang jauh lebih kompleks dan struktural.

{{caption}}
Kurs Rupiah Nyaris Sentuh Level Rp17.000 per USD, Ternyata Ini Penyebabnya

Adapun faktor yang mempengaruhi pelemahan Rupiah yakni, pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa ia akan memberlakukan tarif baru pada 8 negara Eropa.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Tembus Rp 17.500 per USD Pada 2026, Simak Pemicunya!

Menurut Ibrahim, pelemahan Rupiah tidak bisa dilepaskan dari persoalan supply dan demand, terutama di sektor logam mulia.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Level Rp16.676 per USD, Ini Faktor Pemicunya

Adapun yang mempengaruhi penguatan Rupiah di antaranya, ekspektasi pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh The Fed tetap kuat.

{{caption}}
Kurs Rupiah Kembali Melemah ke level Rp16.695 per USD, Dipicu Lesunya Ekonomi AS

Para pejabat AS dan Rusia juga memiliki pandangan yang berbeda mengenai proposal perdamaian yang diajukan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump.