Menkeu Purbaya Bertemu Delegasi IMF, Ini Topik Utama yang Dibahas
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan diskusi dengan pihak International Monetary Fund (IMF).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menerima kunjungan delegasi dari International Monetary Fund (IMF) dalam rangka pertemuan Article IV Concluding Meeting. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan terbaru mengenai perekonomian Indonesia.
Dalam unggahan di akun Instagram resminya, @menkeuri, Purbaya menjelaskan bahwa diskusi ini mencakup berbagai langkah yang diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi, termasuk pengendalian inflasi, penguatan sektor keuangan, serta upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dia menulis, "Menerima delegasi @the_imf, membahas perkembangan terkini perekonomian Indonesia dan berbagai kebijakan yang diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi," pada Rabu (12/11/2025).
Menurutnya, pertemuan ini juga berfungsi sebagai ajang evaluasi dan dialog antara pemerintah Indonesia dan IMF mengenai kebijakan ekonomi nasional serta arah pertumbuhan di masa depan. "Pertemuan ini menjadi wujud komitmen bersama antara Indonesia dan @the_imf untuk terus menjaga," ujarnya.
Purbaya yakin bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 8%
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia berpendapat bahwa fondasi ekonomi yang kuat dan tahan banting di tengah ketidakpastian global merupakan aset penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke tingkat yang lebih tinggi.
Selain itu, diperkirakan pada tahun 2026, pertumbuhan ekonomi nasional akan mencapai 5,4%, dengan konsumsi rumah tangga tetap menjadi faktor utama. Konsumsi masyarakat diprediksi akan meningkat sebesar 5,2%, yang sejalan dengan terjaganya daya beli serta stabilitas harga. Dengan demikian, langkah-langkah strategis perlu diambil untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kinerja pada kuartal ketiga tahun 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal III 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 5,04 persen (yoy). Angka ini menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan banyak negara di kawasan ASEAN dan G20. "Kinerja ekonomi Indonesia lebih baik dari sebagian besar negara ASEAN dan G20 seperti Arab Saudi 5,0 persen yoy; Tiongkok 4,8 persen yoy; Singapura 2,9 persen yoy; dan Korea Selatan 1,7 persen," ungkap Airlangga dalam pernyataan resminya di Jakarta pada Kamis (6/11/2025).
Menurutnya, perekonomian Indonesia kembali membuktikan ketahanan dan daya saing yang solid meskipun di tengah situasi ketidakpastian global. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa PDB Indonesia pada kuartal III 2025 tumbuh sebesar 5,04 persen (yoy), yang menunjukkan bahwa Indonesia masih berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan tahunan sebesar 5,2 persen.