Komisi VI DPR Dorong Pabrik Gula Maksimalkan Penyerapan Tebu Petani demi Swasembada Nasional
Komisi VI DPR RI mendesak pabrik gula untuk mengoptimalkan penyerapan tebu petani, mendukung industri gula dalam negeri, dan mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional yang berkelanjutan.
Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara tegas mendorong pabrik gula di tanah air untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen tebu dari para petani. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas gula nasional. Selain itu, upaya ini juga berimplikasi positif terhadap kesejahteraan petani tebu di seluruh Indonesia.
Dorongan ini disampaikan Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erna Rini, saat kunjungan kerja ke Pabrik Gula (PG) Ngadirejo, Kabupaten Kediri, Minggu (7/6). Dalam kunjungan tersebut, Anggia melihat langsung proses pengolahan tebu menjadi gula kristal putih. Ia juga berdialog dengan jajaran manajemen pabrik untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Anggia menekankan dukungan terhadap industri gula dalam negeri sangat krusial, terutama dalam konteks penyerapan tebu petani. Jika pabrik beroperasi baik dan memiliki produktivitas tinggi, penyerapan tebu petani akan meningkat signifikan. Hal ini pada akhirnya akan menopang ekonomi dan kesejahteraan para petani.
Dukungan Penuh untuk Industri Gula Nasional
Komisi VI DPR RI menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung keberlangsungan dan kemajuan industri gula nasional. Anggia Erna Rini secara langsung menyaksikan performa PG Ngadirejo yang dinilai sangat baik, dengan harapan hasilnya dapat terus meningkat dari tahun sebelumnya.
Peningkatan performa pabrik gula ini dianggap vital untuk memastikan kapasitas penyerapan tebu petani tetap optimal. Dengan demikian, para petani tebu akan memiliki kepastian pasar untuk hasil panen mereka, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan kualitas hidup mereka.
Dukungan tersebut juga mencakup aspek tata niaga gula yang lebih baik, sehingga produktivitas industri dapat terus meningkat. Hal ini diharapkan mampu memicu semangat petani untuk terus berproduksi dan menyetorkan bahan baku tebu ke pabrik.
Proyeksi Giling dan Target Swasembada Gula
Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN), Mahmudi, mengapresiasi kunjungan dan dukungan dari Komisi VI DPR RI. Ia menjelaskan bahwa PT SGN, sebagai sub-holding komoditas gula PTPN III (Persero) Holding Perkebunan, telah merencanakan proyeksi giling tebu dengan matang untuk musim giling tahun 2026.
PG Ngadirejo menargetkan giling selama 200 hari, dengan menggiling sebanyak 11 juta kuintal tebu, yang diharapkan menghasilkan 80 ribu ton gula. Mahmudi juga menyoroti performa PG Ngadirejo yang sangat bagus, baik dari sisi manajemen sumber daya manusia (SDM) maupun semangat petani dalam menyetorkan tebu.
Mahmudi optimis bahwa program swasembada gula nasional dapat tercapai pada akhir tahun ini. Keyakinan ini didasari oleh melimpahnya produktivitas tebu, peningkatan hasil gula, serta inovasi yang dilakukan oleh banyak pabrik.
Sebagai contoh, produktivitas tebu di Jawa Timur pada tahun ini meningkat sebesar 1,5 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya. Mahmudi berharap PG Ngadirejo dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan swasembada gula nasional.
Sumber: AntaraNews