Kapan Pendaftaran CPNS dan PPPK 2025 Dibuka? BKN Beri Bocoran Info
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menyatakan bahwa pengangkatan CPNS dan PPPK ditargetkan sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menargetkan agar seluruh pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN) untuk tahun 2024 dapat diselesaikan pada tahun ini. Pengangkatan CPNS 2024 direncanakan berlangsung pada bulan Juni 2025, sedangkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan diangkat pada bulan Oktober 2025.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan bahwa target pengangkatan tersebut sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
"Untuk CPNS 1 juni dan PPPK 1 oktober, sesuai target dan arahan Presiden," kata Zudan kepada Liputan6.com, pada hari Jumat (16/5).
Zudan juga menjelaskan bahwa beberapa instansi telah menyelesaikan proses pengangkatan. "Sudah ratusan instansi yang SK-nya dibagi," imbuhnya.
CPNS 2025 Kapan?
Ketika ditanya mengenai kemungkinan pemerintah menggelar seleksi CPNS 2025 setelah pengangkatan ini, dia belum dapat memberikan banyak informasi. Hal ini dikarenakan BKN saat ini masih berkonsentrasi untuk menyelesaikan seluruh proses CASN 2024.
"Pemerintah fokus menyelesaikan seleksi CASN 2024 ini dulu," katanya.
Keputusan Ada di Tangan Prabowo
Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah mengidentifikasi beberapa faktor penting yang memengaruhi pembukaan pendaftaran CPNS 2025, meskipun belum ada tanggal pasti untuk penerimaan tersebut.
Keputusan akhir mengenai hal ini sepenuhnya bergantung pada Presiden Prabowo Subianto.
"Seleksi CPNS 2025 akan dibuka jika telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto," ungkap Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, beberapa waktu lalu.
Di samping itu, jumlah formasi untuk CPNS 2025 mungkin akan terpengaruh oleh penambahan 14 kementerian baru dalam struktur Kabinet Merah Putih.
Pemetaan Ulang Jabatan
Untuk melaksanakan penambahan ini, diperlukan pemetaan ulang posisi jabatan, perhitungan kembali terhadap kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN), serta penyesuaian formasi secara menyeluruh oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Proses tersebut tentunya akan memakan waktu yang tidak sedikit dan memerlukan koordinasi yang baik antar lembaga terkait.
Rini juga menyampaikan bahwa pemerintah berupaya untuk menghindari adanya tumpang tindih antara seleksi CPNS tahun 2024 dan 2025.
"Kita harus selesaikan dulu yang CPNS 2024 supaya enggak numpuk dan yang daftar juga enggak bingung," kata dia pada Desember 2024 lalu. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga kelancaran proses seleksi dan meminimalisir kebingungan di kalangan calon pendaftar.