Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Hasil PSBS Biak vs Persija Jakarta: Gol Semata Wayang Maxwell Benamkan Badai Pasifik

{{caption}}
JK Buka Suara soal Dilaporkan ke Polisi terkait Isi Ceramah di UGM

{{caption}}
Real Madrid, Masa Depan Arbeloa, dan Keputusan yang Dipertanyakan

{{caption}}
Mendagri Tito Dampingi Prabowo dalam Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Se-Indonesia

{{caption}}
Real Madrid vs Barcelona dalam Perburuan Wonderkid Espanyol

{{caption}}
Barcelona Atur Siasat Boyong Alessandro Bastoni, Korbankan Jebolan La Masia

Topik Terkait
{{caption}}
Saat Google Mulai Ditinggalkan, Begini Cara Gen Z Mencari Informasi yang Mereka Percayai

Sebagian besar dari mereka kini mulai meninggalkan Google sebagai mesin pencari utama, beralih ke platform alternatif seperti TikTok, YouTube, dan Snapchat.

{{caption}}
Mulai Tinggalkan Google, Kini Gen Z Cari Informasi di TikTok dan Instagram

Data terbaru menunjukkan 45 persen dari Generasi Z kini lebih suka menggunakan media sosial untuk pencarian daripada Google.

{{caption}}
Google Mulai Ditinggalkan, Ini Aplikasi Baru Diminati Generasi Muda untuk Cari Informasi

Studi Pew juga menemukan bahwa konsumen berita reguler di Nextdoor, Facebook, Instagram, dan TikTok lebih cenderung adalah perempuan.

{{caption}}
AS Semakin Ketakutan Gen Z Banyak Cari Sumber Berita Lewat TikTok Bukan Google, Ini Bahayanya

Ahli menyebut ada potensi indoktrinisasi dari China yang terjadi di konten-konten TikTok.

{{caption}}
Ternyata Ini Alasan Gen Z Tinggalkan Google dan Lebih Suka Mencari Informasi di TikTok

Menurut data peneliti di News Guard, hampir 20 persen video yang disajikan di TikTok mengandung informasi yang salah.

{{caption}}
Jadi Aplikasi Populer, CEO TikTok Justru Larang Anaknya Bermain TikTok

CEO TikTok, Shou Zi Chew tidak mengizinkan anak-anaknya untuk bermain TikTok, dalam sebuah wawancara publik.

{{caption}}
Salip Mbah Google, Pemerintah AS Kepanasan dan Ancam Blokir TikTok

Keberhasilan yang diraih TikTok tersebut membuat Pemerintah AS panas.

{{caption}}
Google Mulai Ditinggalkan, Gen Z Lebih Suka Platofm Ini untuk Cari Informasi

Menurut survei, platform yang disukai Gen Z menampilkan konten yang relevan dan lebih cepat dibanding Google.

{{caption}}
Google dan TikTok Mulai Bersaing, Siapa yang Paling Kaya?

Meski pamor Google mulai turun akibat TikTok, namun pendapatan TikTok masih belum bisa melebihi pendapatan Google.

{{caption}}
Google Mulai Ditinggalkan, Begini Asal-muasal TikTok yang Kini Jadi Platform Pencarian Informasi Anak Muda

Keberadaan Tiktok pun kini mulai menggantikan keberadaan Google sebagai situs pencarian informasi di ruang maya.

{{caption}}
TikTok Jadi Pilihan Gen Z untuk Pencarian Dibandingkan Google, Ini Alasannya

Sekitar 40 persen Gen Z yang lahir antara tahun 1997 dan 2012 lebih suka menemukan informasi di platform selain Google.

{{caption}}
'Mbah' Google Mulai Tak Laku, 40 Persen GenZ Pilih Platform Ini untuk Pencarian

Google menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan pencarian. Tetapi, peminat Google belakangan ini mengalami tanda-tanda penurunan.

{{caption}}
Kepatuhan PSE PP Tunas: Komdigi Beri Waktu Tiga Bulan, Google Kena Teguran

Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) diberi tenggat waktu tiga bulan untuk memenuhi kewajiban sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Tunas, dengan Komdigi memberikan sanksi bagi yang belum mencapai kepatuhan PSE PP Tunas.

{{caption}}
Komdigi Cecar 29 Pertanyaan ke Meta dan Google, Dalami Dugaan Pelanggaran Terkait PP Tunas

Meta telah menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) sebagai bagian dari prosedur.

{{caption}}
Komdigi Ultimatum Meta dan Google, Patuhi PP Tunas atau Diblokir

Komisi Digital mengeluarkan surat pemanggilan kedua kepada Meta dan Google terkait masalah PP Tunas yang perlu diselesaikan segera.

{{caption}}
Meradang Banyak Pimpinannya Dibunuh, Iran Ancam AS Targetkan Serangan ke Apple hingga Google

Salah satu perusahaan yang menjadi target Garda Revolusi Islam Iran adalah Apple hingga Google. Para karyawan diminta menjauh dari perusahaan.

{{caption}}
Google Pantau Aktivitas Pengguna 24 Jam? Ini Cara Menghentikannya

Google pantau aktivitas pengguna sepanjang waktu untuk menyesuaikan layanan dan iklan.

{{caption}}
Menteri Meutya Panggil Google dan Meta Usai PP Tunas Berlaku

Kemkomdigi memanggil Google dan Meta untuk memastikan kepatuhan aturan perlindungan anak, termasuk pembatasan akun pengguna di bawah 16 tahun.

{{caption}}
Polda Aceh Selidiki Video Asusila Viral di TikTok, Libatkan Anak di Bawah Umur

Polda Aceh bergerak cepat menyelidiki kasus video asusila viral di platform TikTok yang menimbulkan keresahan publik. Penyelidikan ini melibatkan pemeriksaan anak di bawah umur sebagai saksi, dengan pendampingan khusus.

{{caption}}
TikTok Batasi Akses Pengguna di Bawah 16 Tahun

Perusahaan juga menyatakan komitmen untuk mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia di halaman Pusat Dukungan mengenai Panduan Usia Pengguna di Indonesia.

{{caption}}
Menkomdigi Panggil Meta dan Google, Tegaskan Pelindungan Anak di Platform Digital

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memanggil Meta dan Google atas ketidakpatuhan terhadap PP Tunas, menegaskan pentingnya Pelindungan Anak di Platform Digital dan penerapan sanksi administratif yang berlaku.

{{caption}}
TikTok Tegaskan Komitmen Patuhi PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Platform Digital

Platform digital TikTok menyatakan komitmen penuh untuk mematuhi PP Tunas, regulasi terbaru terkait perlindungan anak di platform digital, sekaligus mengungkap berbagai upaya proaktif yang telah dilakukan untuk menjaga keamanan pengguna muda.

{{caption}}
KBRI Kuala Lumpur Laporkan Akun Palsu TikTok, Waspada Penipuan Data Pribadi

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur (KBRI KL) melaporkan akun palsu TikTok yang mengatasnamakan KBRI KL, meminta masyarakat waspada terhadap penipuan data pribadi dan selalu verifikasi informasi resmi.

{{caption}}
Waspada Akun Palsu KBRI Kuala Lumpur: Hindari Penipuan Data Pribadi di Media Sosial

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap akun palsu yang mengatasnamakan KBRI Kuala Lumpur di media sosial, khususnya TikTok, yang berpotensi melakukan penipuan data pribadi.