Soal Tambang Ilegal, Dedi Mulyadi Ngamuk Sampai Mata Melotot saat Rapat dengan Sekda dan Pj Bupati Subang
Berikut momen Dedi Mulyadi ngamuk sampai mata melotot saat rapat soal tambang ilegal.
Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi menghadiri rapat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan Pj Bupati Subang. Dalam rapat tersebut, Dedi Mulyadi dan seluruh jajaran undangan membahas soal tambang ilegal yang marak ditemukan di Jawa Barat.
Melihat hal itu, Dedi pun menyuarakan kekecewaannya. Apalagi Ia sebelumnya telah memberikan peringatan berkali-kali kepada para penambang ilegal namun tetap tidak diindahkan.
Sontak saja, Ia pun mengamuk dalam rapat tersebut. Terlebih saat mengetahui lemahnya tindakan pemerintah terhadap aktivitas penambangan ilegal tersebut.
Lantas bagaimana momen Dedi Mulyadi ngamuk sampai mata melotot saat rapat soal tambang ilegal? Melansir dari akun YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Minggu (19/1), simak ulasan informasinya berikut ini.
Dedi Mulyadi Ngamuk Sampai Mata Melotot saat Rapat dengan Sekda dan Pj Bupati Subang
Dedi Mulyadi membagikan video yang memperlihatkan dirinya tengah menghadiri rapat bersama Sekda dan Pj Bupati Subang. Rapat tersebut membahas mengenai aktivitas penambangan ilegal yang semakin marak ditemukan.
Dalam rapat, Dedi tak kuasa menahan amarahnya saat membahas soal tambang ilegal tersebut. Apalagi dikatakan bahwa Dedi Mulyadi sudah beberapa kali memberikan peringatan kepada para penambang ilegal.
"Kenapa saya ambil sikap seperti itu? Karena saya sudah marah banget, marah bener saya. Kok ini didiamin saja, toh saya sudah warning beberapa kali, saya sudah ngomong di Bandung, medsos saya sebarin biar orang ngerti," ungkap Dedi Mulyadi.
"Jadi ranahnya Pak Sekda, Pak Sekda kalau mau serius ngomong Siliwangi, ngomong Padjajaran, kita sebagai orang Sunda, jangan dihinakan," kata Dedi Mulyadi ngamuk sampai mata melotot.
Punya Integritas Diri
Lebih lanjut, Ia mengatakan tidak ingin warga Sunda semakin dihinakan di kampungnya sendiri. Oleh karena itu, Ia meminta jajaran pemerintah Subang untuk memperlihatkan integritas diri semi melindungi lingkungan.
"Kita ini orang Sunda selalu merasa dihinakan di kampung kita. Perlihatkan kita hari ini bahwa kita ini punya integritas diri untuk melindungi lingkungan kita," ujar Dedi Mulyadi.
"Kita tinggal minta Bapak Sekda besok panggil Inspektorat, kemudian minta seluruh Inspektur tambang Provinsi untuk mengecek seluruh tambang ilegal. Surati seluruh Camat dan Kepala Desa di Jawa Barat, kasih tahu di mana titik tambang ilegal," sambungnya.
"Kemudian setelah itu, kita datang ke Kejaksaan Agung meminta Kejaksaan Agung melakukan tindakan. Selesai, berhenti semua Pak," katanya.
Dedi Mulyadi Tutup Tambang Ilegal
Sebelumnya, Dedi Mulyadi mendatangi tambang ilegal yang terletak di Subang. Ia meninjau langsung area penambangan ilegal tersebut.
Melihat tambang masih aktif beroperasi, Dedi Mulyadi langsung menemui pengawas tambang. Ia juga memanggil petugas lapangan untuk meminta kejelasan.
"Saya kan sebentar lagi akan dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat, saya lagi lihat kinerja dari Dinas SDM Provinsi Jawa Barat, bisa kerja tidak? Benar tidak area-area pertambangan itu sesuai dengan aturan kita?," kata Dedi Mulyadi.
"Kalau izinnya dalam proses berarti mobil-mobilnya lewat tanpa pajak. Kan karena tidak ada izin, berarti tidak ada perhitungan pajak," sambungnya.