Saat Hewan pun Memusuhi Israel, ini Daftarnya Serang Tentara Zionis Hingga Terluka Parah
Serangan hewan-hewan ini pernah membuat para tentara Israel tak berkutik.
Tentara Israel harus menghadapi berbagai ancaman selama menjalani tugas di tengah konflik mereka di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Selain serangan militer, para pasukan zionis juga dihadapkan dengan ancaman non manusia seperti hewan-hewan liar.
Kejadian tersebut bukan sekali dua kali terjadi. Bahkan tak sedikit dari mereka harus mengalami luka-luka akibat serangan tak terduga dari hewan-hewan tersebut.
Lantas hewan apa saja yang diketahui pernah menyerang tentara zionis? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Lynx (Kucing Hutan)
Insiden mengerikan terjadi belum lama ini saat seekor Lynx (kucing hutan) menyerang sekelompok tentara Israel saat berjaga di dekat perbatasan Israel-Mesir tepatnya di area Gunung Harif pada Sabtu (22/3) lalu.
Peristiwa tersebut mengakibatkan beberapa tentara mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.
Insiden ini menjadi sorotan karena lynx Mesir, dikenal sebagai predator sedang yang biasanya hidup di daerah gurun kering sehingga jarang berinteraksi dengan manusia.
Ketidakjelasan mengenai bagaimana lynx tersebut berhasil mencapai lokasi tersebut menimbulkan banyak pertanyaan.
Seorang inspektur dari Otoritas Alam dan Cagar Alam Israel yang terlibat dalam penanganan pasca-serangan pun turun tangan dan menginvestigasi peristiwa ini.
"Kami masih menyelidiki bagaimana lynx ini bisa melintasi perbatasan yang ketat. Hal ini sangat mengkhawatirkan," ucapnya.
Usai kejadian nahas terjadi, lynx tersebut berhasil ditangkap dan dipindahkan ke rumah sakit khusus satwa liar untuk diperiksa.
Anjing Liar
Sebanyak 1000 anjing liar pernah menyerang tentara Israel di perbatasan Jalur Gaza pada Februari 2024. Dikutip dari media Israel, anjing tersebut menyusup dari Jalur Gaza ke Israel dan menggeram hingga menggigit para tentara.
Akibat serangan anjing-anjing liar tersebut, sejumlah tentara Israel dilaporkan mengalami luka-luka.
Beberapa tentara terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat gigitan dan cakaran anjing-anjing liar tersebut.
Otoritas Alam dan Taman Israel mengatakan, anjing-anjing tersebut memangsa hewan liar, terutama hewan ternak. Sekumpulan anjing tersebut pernah memangsa anak sapi di kandang kibbutzim di sekitar Jalur Gaza dan menyerang tentara.
“Kami memperingatkan bahwa kita harus memperhatikan fenomena anjing liar. Tidak ada jalan keluar selain membunuh anjing-anjing ini dengan peluru. Di sana, sebuah bencana terjadi ketika seorang gadis dari komunitas badui Israel digigit hingga meninggal,” kata pejabat Otoritas Alam dan Taman, Yehoshua Shakedi.
Tawon
Insiden serangan hewan kepada pasukan zionisme juga pernah terjadi saat sedang malakukan operasi di Gaza Selatan pertengahan tahun lalu.
Sebanyak 12 tentara Israel dilarikan ke rumah sakit akibat diserang ribuan tawon di Jalur Gaza pada Jumat, 10 Mei 2024.
Insiden ini terjadi ketika sebuah tank dari Brigade Selatan Divisi Gaza menabrak sarang tawon di daerah perbatasan di dekat Nirim Kibbutz. Sekawanan tawon ini kemudian menyengat para tentara penjajah.
Akibatnya satu orang dilaporkan mengalami luka lumayan parah dan 11 lainnya mengalami luka ringan akibat sengatan tersebut.
Mereka pun langsung dilarikan ke rumah sakit di Israel untuk menjalani perawatan.
Laman Siasat melaporkan, keluarga para tentara yang disengat tawon ini juga telah diinformasikan pihak militer Israel.
Tikus
Serangan hewan selanjutnya dialami oleh dua orang tentara Israel saat berada di kamp pangkalan Amiad di Galilea Atas pada Agustus 2024 lalu saat sekawanan tikus menyerang mereka saat sedang tertidur.
Dikutip dari media Israel berbahasa Ibrani, Ynet, dua tentara ini dievakuasi delapan jam kemudian dan dilarikan ke rumah sakit di mana mereka langsung disuntik rabies.
Peristiwa ini terjadi dini hari saat sekelompok tentara sedang menginap di tenda pangkalan militer. Mereka terbangun dalam kepanikan setelah dua orang terbangun dengan wajah berlumuran darah.
Menurut penuturan salah seorang dari mereka, tikus tersebut "mencoba memakannya". Bahkan seorang tentara mengalami luka serius di telinga dan seorang tentara lainnya digigit di hidung.
“Para pemuda tersebut datang kepada kami pagi ini dalam kondisi ringan dan setelah disinfeksi menyeluruh, kami memberi mereka vaksin aktif dan vaksin yang dapat ditoleransi untuk melindungi dari rabies,” kata Dr. Lilach Versano, koordinator trauma di Ziv Medical Center di Safed.
“Sejak 7 Oktober, kami sering melihat tentara terluka karena tikus dan hewan yang mengigit mereka,” kata Dr. Varsano.
Tikus, seperti hewan pengerat lainnya, bisa berbahaya karena berpotensi menjadi pembawa penyakit menular, termasuk rabies.
Landak
Serangan hewan kepada tentara Israel yang terakhir dilakukan oleh seekor landak kepada seorang warga Israel di Hazor HaGlilit. Shalom Younisi (50) tertusuk 41 duri landak dan dilarikan ke rumah sakit.
Dia ditempatkan di ruang kejut dan dirawat oleh ahli ortopedi dan spesialis vaskular, duri landak yang menusuknya telah dicabut.
“Ada kejutan tak terduga dalam hidup dan saya bertemu dengan hewan yang sangat lucu yang saya tidak tahu ternyata begitu agresif.”
“Hewan itu mungkin merasa terancam karena beberapa alasan dan saya melihatnya berlari ke arah saya. Saya ingin berbalik dan lari dan saya tersandung. Landak itu melompat ke arah saya dan menusuk saya dengan duri yang sangat tajam. Saya mencoba membela diri dan tangan saya penuh duri," kata Yonesi kepada Ynet dari ranjang rumah sakitnya.