Kebiadaban tentara Israel memantik kemarahan berbagai masyarakat internasional. Mereka kerap kali menyerbu hingga menghabisi nyawa warga sipil yang sejatinya bukan musuh mereka.
Meski sadar mendapat banyak kecaman dari masyarakat dunia, tampaknya para tentara Israel lebih memilih cuek dan tak peduli dengan situasi yang mereka alami.
Seperti yang beredar di media sosial belum lama ini saat sejumlah tentara zionis tanpa rasa bersalah berlibur ke luar negeri usai menghancurkan kehidupan warga Gaza.
Mereka beramai-ramai pergi ke Asia Tenggara untuk menghilangkan penat hingga mengikuti festival musik.
Padahal belum lama ini terdapat foto salah satu dari mereka menginjak-injak masjid usai memborbardir hingga hancur.
Seperti apa potretnya? Melansir dari akun X @TrackinZionCrim, Selasa (22/4) simak informasi berikut ini.
Advertisement
Liburan ke Thailand
Sejumlah tentara zionis mendapat kesempatan cuti liburan di tengah tugas mereka dalam memborbardir Gaza.
Menurut informasi, banyak dari mereka berlibur ke luar negeri dan tersebar secara terpisah secara kelompok.
"Setelah terlibat dalam genosida di Gaza, tentara Israel pergi berlibur ke seluruh dunia secara berkelompok," tulis unggahan.
Seperti yang dilakukan 12 orang tentara Israel yang viral di media sosial saat diketahui melakukan liburan ke Thailand di masa cuti militer mereka.
Dalam unggahan akun X @TrackinZionCrim, tentara Givati yang sempat viral usai terlibat dalam aksi pembakaran masjid menjadi salah satu yang ikut liburan di Thailand.
Mereka berkunjung ke beberapa wisata di Thailand termasuk datang ke festival musik.
"Tentara Givati ini, yang difoto di dalam masjid yang kemudian mereka bakar di Gaza, melakukan perjalanan ke Thailand dan menghadiri festival musik selama cuti militer mereka," sambung tulisan.
Aktivitas mereka dilakukan usai keberhasilan para zionis menghancurkan Palestina dan membantai ribuan nyawa warga sipil tak bersalah.
بعد مشاركتهم في الإبادة الجماعية في غزة، يسافر جنود إسرائيليون في عطلات حول العالم ضمن مجموعات.
— تعقب الصهاينة المشاركين في الإبادة الجماعية (@TrackinZionCrim) April 15, 2025
هؤلاء الجنود من وحدة جفعاتي، الذين التُقطت صورهم داخل مسجد أضرموا فيه النار لاحقًا في غزة، سافروا إلى تايلاند وحضروا مهرجانات موسيقية خلال إجازتهم العسكرية.
Following their… pic.twitter.com/mvOxBHlC4D
Advertisement
Jumlah Korban Genosida Israel
Kementerian Kesehatan Gaza kembali mengumumkan jumlah korban tewas akibat genosida Israel di Gaza pada Minggu (20/4) malam.
Dalam keterangan mereka selama 24 jam terakhir, Rumah Sakit di Gaza menerima kembali 44 jenazah dan 145 korban luka akibat serangan udara Israel.
Jumlah tersebut menambah daftar korban tewas menjadi 51.201 dan korban luka mencapai 116.869 sejak agresi pertama pada 7 Oktober 2023. Angka yang tercatat juga belum termasuk korban yang tertimbun dan belum ditemukan di sepanjang wilayah Gaza.
Selain korban tewas dan luka-luka, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan dengan kategori berat akibat gempuran tentara zionisme.
Mengutip laporan terbaru dari PBB dan Bank Dunia pada awal tahun 2025 lalu, kerusakan infrastruktur di Gaza mencapai angka $18,5 miliar.
Kerusakan terbesar menyasar permukiman warga seperti tempat tinggal, perdagangan-industri, sekolahan, rumah sakit, hingga tempat ibadah.