Ditinggal Keluarga, Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Mayor Erik Kini Terbaring Sakit Stroke di Panti
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi Mayor Erik yang tengah terbaring sakit setelah mengalami stroke dan hidup sebatang kara.
Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiah, menyambangi Mayor (Purn) Erik Supratman yang kini dirawat di Panti Werda Griya Lansia Garut, Jawa Barat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi Mayor Erik yang tengah terbaring sakit setelah mengalami stroke dan hidup sebatang kara usai ditinggal istri serta anaknya.
Momen kunjungan itu terekam dalam sebuah video yang diunggah melalui akun media sosial @imas_aan_ubudiah dan dikutip Kamis (1/1). Dalam video tersebut, Imas tampak menyapa Mayor Erik dan berbincang mengenai kondisi kesehatannya.
Dalam keterangan video disebutkan bahwa Mayor Erik Supratman pernah menjadi ajudan Gubernur Jawa Barat saat masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode. Saat ini, Mayor Erik diketahui berada di panti lansia karena tidak lagi memiliki keluarga yang mendampingi.
“Kisah pilu Mayor Erik Supratman yang ditinggal istri dan anaknya di usia renta,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Sampaikan Amanat Kepada Gubernur Jawa Barat
Imas Aan Ubudiah juga menyampaikan amanat kepada Gubernur Jawa Barat terkait kondisi Mayor Erik. Dalam unggahan berbahasa Sunda itu disebutkan bahwa Mayor Erik berharap dapat bertemu dan disapa langsung oleh Gubernur Jawa Barat di tengah kondisi kesehatannya yang menurun akibat stroke.
"Ngadugikeun amanat kangge bapak gubernur Jawa Barat… pak mayor Erik Supratman kantos janten ajudan pak gubernur waktos janten bupati Purwakarta," tulis akun tersebut.
Sakit Stroke
Disebutkan pula bahwa Mayor Erik kini menjalani perawatan di Panti Werda Griya Lansia Garut dan tengah berjuang melawan penyakit stroke, setelah ditinggalkan oleh istri dan anaknya.
Kunjungan Imas Aan Ubudiah tersebut menuai perhatian publik dan memantik simpati atas kondisi yang dialami Mayor Erik, sekaligus menjadi sorotan mengenai pentingnya perhatian terhadap para purnawirawan dan lansia yang hidup dalam keterbatasan.