Presiden Prabowo Melayat Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr Petrus Turang: Beliau Kerja untuk Rakyat Kecil

Prabowo merasa perlu memberi penghormatan. Orang nomor satu di Indonesia menyampaikan bela sungkawa.

Muhammad Genantan Saputra
Presiden Prabowo Melayat Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr Petrus Turang: Beliau Kerja untuk Rakyat Kecil
Presiden Prabowo Melayat Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr Petrus Turang: Beliau Kerja untuk Rakyat Kecil (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto melayat Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Mgr. Petrus Turang, Pr di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Jumat (4/4). Prabowo melayat karena punya hubungan baik dengan Mgr. Turang.

"Saya datang melayat karena memang Mgr Turang memang saya kenal baik, sering ketemu dan juga ada hubungan keluarga juga," kata Prabowo di Gereja Katedral Jakarta.

Prabowo merasa perlu memberi penghormatan. Orang nomor satu di Indonesia menyampaikan bela sungkawa.

"Jadi ya saya kira sebagai manusia kita memberi penghormatan kita, saya ucapkan belasungkawa ke keluarganya semua. Saya kira itu," ucapnya.

Prabowo mengenang sosok Mgr. Turang sebagai orang baik dan selalu peduli kepada rakyat kecil.

"Ya beliau orang baik, selalu berpikir positif dan beliau selalu kerja untuk rakyat kecil. Itu yang saya tahu," tutupnya.

Mgr. Petrus Turang meninggal dunia pada Jumat (4/4) di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta akibat komplikasi penyakit.

Jenazahnya saat ini disemayamkan di Katedral Jakarta sebelum diberangkatkan ke Kupang untuk proses pemakaman.

Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Kupang Rm Yan Kiri Pr mengungkapkan, sejak dua minggu yang lalu mendiang Mgr. Petrus Turang dirawat di ICU karena sakit.

"Kita tidak tahu beliau sakit apa karena yang tau itu dokter dan sejak dua minggu lalu itu dirawat di rumah sakit," ungkapnya.

Menurut Yan Kiri, sejak kemarin diinfokan bahwa kondisi mendiang Mgr. Petrus Turang semakin kritis dan kesadarannya semakin menurun sehingga dua minggu lalu Mgr. Hironimus Pakaenoni sempat ke Jakarta untuk menjenguk di rumah sakit.

"Saat itu Bapak Uskup Mgr. Hironimus Pakaenoni sempat cerita dengan mendiang namun karena kesadarannya semakin menurun. Tapi kami yakin mendiang mendengarkan apa yang disampaikan bapak Uskup Mgr. Hironimus Pakaenoni," jelasnya.

Yan Kiri menambahkan, penyakit yang diderita mendiang Mgr. Petrus Turang ada diabetes dan jantung, bahkan sudah terpasang tiga ring di jantungnya sudah beberapa tahun yang lalu.

"Sebelum dirawat di Jakarta, bapak Uskup sempat dirawat juga di Manado dan Singapura dan sempat pulih dan akhirnya masuk ICU. Beliau meninggal dalam umur 78 tahun," tutupnya.

Rekomendasi