Data Terbaru Kekuatan Militer Israel vs Iran dari Darat, Laut & Udara, Siapa Unggul?
Perang antara dua musuh bebuyutan ini terbuka lebar usai Israel menyerang Iran.
Israel menyerang Iran secara besar-besaran, Jumat malam. Puluhan jet tempur dikerahkan buat menyerang fasilitas militer dan nuklir Iran.
Akibatnya, kerusakan pada gedung dan pemukiman terjadi di Teheran dan sejumlah kota lainnya di Iran. Serangan itu juga mengakibatkan panglima militer, panglima Garda Revolusi dan dua ilmuwan nuklir Iran tewas.
Iran pun berjanji akan membalas Israel. Bahkan, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menegaskan Israel akan mendapat hukuman berat dan menyakitkan dari Iran.
Perang antara dua musuh bebuyutan ini pun terbuka lebar. Bagaimanakah kekuatan militer kedua negara tersebut? Dilansir The Military Balance 2023 (SIPRI) dan Al Jazeera, simak informasi selengkapnya.
Personel Militer: Iran Unggul Jauh dalam Jumlah
Iran memiliki 610.000 personel aktif, jauh melampaui Israel yang hanya memiliki 169.500 personel aktif. Selain itu, Iran juga diperkuat oleh 350.000 pasukan cadangan, meski masih di bawah Israel yang memiliki 465.000 personel cadangan.
Iran juga diperkuat oleh Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) yang memiliki struktur komando tersendiri dan kemampuan tempur tambahan, termasuk dalam pengoperasian helikopter dan pesawat tempur.
Anggaran Pertahanan: Israel Lebih Unggul secara Finansial
Meskipun unggul dalam jumlah personel, anggaran pertahanan Iran jauh lebih kecil. Israel mengalokasikan USD 27,5 miliar untuk anggaran militernya pada tahun 2023, lebih dari dua kali lipat anggaran militer Iran yang hanya USD 10,3 miliar.
Perbedaan ini mencerminkan kualitas dan kecanggihan teknologi yang lebih tinggi di pihak Israel.
Alutsista Udara
Israel mengoperasikan 345 pesawat tempur yang sebagian besar merupakan jet canggih buatan Amerika Serikat, termasuk F-35 stealth fighter. Sebaliknya, Iran mengandalkan 312 pesawat tempur reguler dan 23 pesawat tambahan dari IRGC, yang sebagian besar terdiri dari model lama buatan Rusia seperti Sukhoi dan MiG.
Dalam hal sistem pertahanan udara, Israel memiliki Iron Dome, David’s Sling, dan Arrow, yang sudah terbukti dalam konflik sebelumnya. Iran mengandalkan sistem Bavar-373, S-300, dan Khordad, yang merupakan kombinasi teknologi dalam negeri dan Rusia.
Artileri dan Kendaraan Tempur: Iran Mendominasi
Iran memiliki lebih dari 6.798 unit artileri, jauh melampaui Israel yang hanya memiliki 530 unit. Dominasi ini menunjukkan kesiapan Iran dalam konflik darat skala besar, meski belum tentu sebanding dalam hal presisi dan teknologi.
Dalam hal helikopter, Israel memiliki 43 unit, sedangkan Iran mengoperasikan 57 unit ditambah 5 unit dari IRGC. Untuk kekuatan bawah laut, Iran juga lebih unggul dengan 17 kapal selam, dibandingkan dengan 5 milik Israel.
Secara jumlah dan kuantitas, Iran unggul signifikan terutama dalam hal personel, artileri, dan kapal selam. Namun, Israel memiliki keunggulan teknologi dan sistem pertahanan yang lebih modern, ditunjang oleh anggaran militer yang jauh lebih besar dan aliansi strategis dengan negara-negara Barat.
Dalam kemungkinan konflik terbuka, keduanya memiliki kekuatan yang saling mengimbangi namun dengan karakteristik yang berbeda: Iran dengan kekuatan massa dan pertahanan domestik, Israel dengan presisi dan teknologi tinggi.