Perbandingan Kekuatan Rudal Balistik Iran dan Israel
Kedua negara itu memiliki rudal balistik yang punya keunggulan masing-masing.
Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, perhatian dunia tertuju pada kemampuan rudal balistik yang dimiliki Iran dan Israel.
Meskipun sama-sama memiliki sistem rudal jarak jauh, kedua negara tersebut mengembangkan kekuatan misilnya dengan pendekatan dan tujuan militer yang berbeda secara mendasar. Berikut perbedaannya yang dikutip dari beragam sumber, Jumat (20/6).
Iran
Iran telah mengembangkan salah satu arsenal rudal balistik paling luas di kawasan. Sistem rudalnya terdiri dari berbagai tipe, mulai dari jarak pendek hingga menengah, seperti Shahab-3, Sejjil, Emad, dan Khorramshahr.
Rudal-rudal ini memiliki jangkauan hingga 2.000 kilometer, cukup untuk menjangkau wilayah Israel dan pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Teluk.
Sebagian besar rudal Iran diluncurkan melalui truk peluncur (mobile launcher) dan disimpan di fasilitas bawah tanah, yang sering disebut sebagai “kota rudal”. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas tinggi dan menyulitkan deteksi awal oleh musuh.
Israel
Berbeda dengan Iran, Israel hanya mengoperasikan sedikit jenis rudal balistik, tetapi dengan daya jangkau dan kemampuan yang jauh lebih strategis. Sistem utama mereka adalah seri Jericho:
- Jericho II memiliki jangkauan sekitar 1.500 km.
- Jericho III, generasi terbaru, diperkirakan mampu menjangkau hingga 6.500 km, menjadikan Israel salah satu dari sedikit negara dengan rudal antar-benua (ICBM).
Meski tidak pernah dikonfirmasi secara resmi, rudal Jericho diyakini mampu membawa hulu ledak nuklir. Rudal-rudal ini disimpan dalam silo atau bunker bawah tanah, dan merupakan bagian dari doktrin pertahanan Israel yang dikenal sebagai Samson Option—strategi serangan balasan total apabila keberadaan negara Israel terancam.
Keduanya menunjukkan bahwa dalam konteks modern, rudal balistik bukan hanya alat serang, tetapi juga simbol kekuatan militer, daya tawar politik, dan bagian penting dari strategi pertahanan jangka panjang.