Afgan Ungkap Sosok yang Jadi Inspirasi Besar dalam Karier Musiknya
Afgan bekerja sama dengan Erwin Gutawa, yang memiliki keterkaitan dengan sosok legendaris, untuk menciptakan karya yang istimewa.
Nama Afgan Syahreza mulai dikenal luas sejak tahun 2008 berkat lagu "Terima Kasih Cinta". Lagu tersebut mengantarkannya menjadi sosok yang dikenal dengan suara lembut dan lagu-lagu romantis, serta konsistensinya dalam industri musik.
Pencapaian yang diraih Afgan saat ini tidak terlepas dari kekagumannya terhadap legenda musik Indonesia, Chrisye. Afgan secara terbuka mengakui bahwa pengaruh Chrisye sangat besar dalam perjalanan karier musiknya.
"Saya ngefans sama Chrisye, bener. Mungkin penyanyi Indonesia yang jadi inspirasi saya waktu kecil," ungkap Afgan saat ditemui di Kawasan Senayan, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026).
Sejak kecil, Afgan telah terpapar berbagai karya luar biasa dari Chrisye yang hingga kini masih sering diputar di berbagai kesempatan. Ia mengenang momen emosional saat pertama kali mendengarkan lagu galau legendaris milik Chrisye.
"Saya mendengar lagu 'Andai Aku Bisa'. Ingat banget musiknya, saya lihat di TV," kenangnya. Penampilan Chrisye di televisi memberikan kesan mendalam yang mengubah pandangan hidup dan cita-cita Afgan kecil. Momen tersebut memicu tekad yang kuat dalam dirinya untuk mengejar impian sebagai seorang musisi besar di masa depan.
"Saya langsung bicara sama diri saya, nanti kalau gede mau jadi penyanyi ah. Jadi kenapa saya tertarik menjadi penyanyi ya karena Chrisye," akunya.
Afgan memilih Erwin Gutawa sebagai kolaborator karena kemampuannya dalam menciptakan aransemen musik yang berkualitas
Dalam rangka menghormati dan menunjukkan profesionalismenya, Afgan memilih untuk berkolaborasi dengan sosok yang berperan penting dalam kesuksesan lagu-lagu legendaris. Dia memilih Erwin Gutawa, seorang komposer yang telah memahami dengan baik karakter dan jiwa musik yang dibawakan oleh Chrisye.
"Makanya ketika mau bikin lagu saya mikirnya Om Erwin, karena dia yang bikin musik lagu Chrisye itu. Waktu konser 2015 makanya juga langsung milih Om Erwin," ujarnya.
Kerja sama antara Afgan dan Erwin Gutawa ternyata lebih dari sekadar hubungan profesional. Terdapat kedekatan emosional yang terjalin di antara mereka. Erwin, yang merupakan sahabat dekat almarhum Chrisye, melihat adanya kesamaan yang unik dalam diri Afgan.
"Saya dekat dengan almarhum. Saya lihat Afgan ada kesamaan dengan Chrisye. Lagunya disukai segala umur. Lagunya related," jelas Erwin.
Erwin Gutawa memberikan pujian kepada Afgan atas bakat dan kemampuannya dalam bermusik
Erwin menilai bahwa prestasi dan konsistensi yang telah diraih oleh Afgan selama ini merupakan langkah awal yang sangat positif menuju status sebagai legenda. Ia percaya bahwa karier Afgan akan terus berkembang dan memberikan pengaruh yang signifikan bagi industri musik di Indonesia.
Erwin juga menambahkan, "Chrisye sudah sangat besar dan saya rasa Afgan akan jadi sangat besar juga," sebagai bentuk pujiannya terhadap kemampuan dan potensi yang dimiliki Afgan. Keyakinan ini menunjukkan harapan Erwin agar Afgan dapat mengikuti jejak para musisi legendaris lainnya.
Konser Afgan yang bertajuk Retrospektif akan diadakan
Afgan akan mengadakan konser bertajuk Retrospektif pada tanggal 18 Juli 2026, bertempat di Plenary Hall JCC, Senayan. Dalam konser ini, ia kembali bekerja sama dengan Erwin Gutawa yang akan mengatur musik yang akan ditampilkan.
Afgan menyatakan, "Saya ingin mengembalikan lagi betapa hebatnya musik dengan memberikan experience berbeda. Itu yang saya rasakan waktu nonton konser Chrisye. Saya ingin berikan sesuatu yang beda dari konser," pungkas Afgan. Dengan semangat tersebut, diharapkan konser ini bisa memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para penonton.