Canggihnya Rudal Kheibar Iran, Bisa Tembus 2.000 KM & Hancurkan Tel Aviv dalam Tiga Menit
Tembakan rudal kembali diuncurkan Iran yang menyasar wilayah zionis, Israel.
Serangan Amerika Serikat terhadap tiga situs nuklir Iran, tak membuat negara tersebut gentar. Tembakan rudal kembali diuncurkan Iran yang menyasar wilayah zionis, Israel.
Dilansir dari Jerusalem Post, suara sirine peringatan kembali meraung di Tel Aviv dan Haifa, tanda kondisi kembali darurat. Serangan kali ini, Iran disebut menggunakan rudal yang diberi nama Khyber.
Kecanggihan Rudal
Rudal Kheibar adalah generasi terbaru dari keluarga Khorramshahr dengan jangkauan hingga 2.000 kilometer. Rudal ini dirancang untuk menyerang target strategis di kedalaman tanpa memerlukan peluncur yang rumit. Rudal ini menjadi elemen penting dalam serangan atau respons balasan.
Rudal balistik jarak menengah yang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan milik negara Iran, Aerospace Industries Organization (AIO), untuk ditempatkan di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), unit militer multi-layanan Angkatan Bersenjata Iran.
Kementerian Pertahanan Iran telah menguji rudal tersebut pada Januari 2017, tetapi meledak di udara setelah terbang sejauh 600 mil (950 km). Rudal tersebut akhirnya diresmikan dalam sebuah upacara yang diadakan di Teheran untuk memperingati ulang tahun ke-37 Perang Iran-Irak pada September 2017.
Varian Khorramshahr dengan wahana re-entry yang lebih kecil dan lebih ringan dari versi sebelumnya dipamerkan di Teheran pada September 2019. Modifikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan jangkauan terbang rudal dari 2.000 km (1.242 mil) menjadi 3.000 km. Varian rudal lainnya, Khorramshahr-2, yang diklaim mampu mengenai target berukuran 40m×40m, telah diuji coba pada Agustus 2020.
Rudal generasi keempat yang telah ditingkatkan, Khorramshahr-4, yang juga disebut rudal Kheibar, diresmikan dalam sebuah upacara peringatan 41 tahun pembebasan kota Khorramshahr di wilayah barat daya Iran pada bulan Mei 2023. Rudal berpemandu presisi jarak menengah Kheibar juga diuji coba dalam acara tersebut.
Rincian desain rudal Kheibar
Khorramshahr adalah rudal berbahan bakar cair sepanjang 13 m dengan diameter 1,5 m dan berat peluncuran sekitar 20 ton. Rudal tersebut terdiri dari kompartemen muatan yang berisi hulu ledak, beserta tangki pengoksidasi atas dan bawah, bagian antar tangki, dan tangki bahan bakar.
Rudal tersebut tidak memiliki sirip kisi-kisi, dengan peralatan pemandunya ditampung di kompartemen berbeda di atas tangki.
Rudal Khorramshahr diyakini sebagai versi Iran dari rudal balistik jarak menengah (IRBM) Hwasong-10 Korea Utara, yang merupakan versi modifikasi dari rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) Soviet R-27 (SS-N-6) yang sudah ketinggalan zaman, menurut laporan Institut Perdamaian Amerika Serikat (USIP).
Hwasong-10, juga disebut sebagai rudal balistik Musudan, dikirim ke Iran pada pertengahan tahun 2000-an, menurut Foundation for Defense of Democracies (FDD), sebuah lembaga penelitian yang berbasis di AS.
Fitur rudal Kheibar
Rudal balistik Khorramshahr-4 atau Kheibar diklaim memiliki kemampuan strategis dan taktis yang lebih baik. Rudal ini mampu menghancurkan target dalam margin kesalahan 30m bahkan pada jarak 2.000 km. Selain itu, waktu persiapan peluncurannya kurang dari 15 menit.
Ia memiliki interval pendek sekitar 12 menit antara peluncuran dan dampak, yang dicapai melalui pemanfaatan bahan bakar hipergolik yang dapat menyala sendiri dan penghapusan injeksi bahan bakar serta persyaratan penyelarasan horizontal mengikuti fase vertikalisasi.
Sistem kendali dan pemanduan memungkinkan rudal tersebut untuk bermanuver dan mengubah lintasannya di luar atmosfer Bumi, sekaligus menonaktifkan mekanisme pemanduannya saat memasuki kembali atmosfer, sehingga rudal tersebut kebal terhadap tindakan penanggulangan peperangan elektronik .
Sistem kendali juga menghilangkan kebutuhan konfigurasi sayap ramping konvensional pada hulu ledak rudal Kheibar, sehingga memungkinkannya menampung muatan bahan peledak yang lebih besar.
Rudal Kheibar diklaim memiliki gaya tumbukan tanah 280 detik dan gaya tumbukan vakum 300 detik.
Daya Ledak
Rudal Khorramshahr dapat dilengkapi dengan hulu ledak tunggal atau ganda. Rudal ini dapat membawa beberapa hulu ledak kendaraan masuk-kembali (MIRV) yang dapat ditargetkan secara independen hingga 1.800 kg.
Rudal Kheibar dapat membawa hulu ledak seberat 1.500 kg dengan jangkauan 2.000 km. Rudal ini mampu menyerang 80 target setelah mencapai area target. Hulu ledak terlepas pada tahap akhir penerbangan dan mengenai targetnya dengan akurasi tepat pada kecepatan tinggi, sehingga menghalangi sistem pertahanan udara musuh untuk mendeteksi, melacak, atau secara efektif menyerang rudal untuk mencegatnya.
Rudal tersebut digerakkan oleh mesin propelan cair 4D10, yang tetap terendam dalam tangki bahan bakar. Mesin tersebut memungkinkan rudal melaju dengan kecepatan 16 Mach di luar atmosfer dan delapan Mach di dalam atmosfer.