Iran Luncurkan Rudal Sejjil-2: Berhasil Dihalau, Gagal Hancurkan Israel
Meski rudal Sejjil-2 dilengkapi teknologi canggih, serangan tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel (IDF).
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengaku kembali meluncurkan rudal jarak jauh Sejjil-2 ke arah Israel, Kamis (19/6/2025).
Peluncuran rudal ini merupakan bagian dari "gelombang kedua belas Operasi True Promise 3."
Dalam pernyataan yang diposting di platform X oleh Kedutaan Besar Iran di India, rudal Sejjil-2 diakui sebagai salah satu senjata paling canggih dan akurat yang dimiliki Iran.
"Rudal Sejjil dua tahap berbahan bakar padat dan jarak jauh ini memiliki kemampuan untuk menembus serta menghancurkan target musuh yang penting," demikian bunyi pernyataan dari IRGC.
Meski rudal Sejjil-2 dilengkapi teknologi canggih, serangan tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel (IDF). Berdasarkan laporan dari The Times of Israel pada Jumat (20/6/2025), serpihan dari rudal Sejjil-2 yang berhasil ditembak jatuh mengakibatkan kerusakan ringan pada sebuah kendaraan, namun tidak ada korban jiwa.
Kecanggihan Rudal Sejjil-2
Sejjil-2 adalah salah satu rudal balistik jarak menengah tercanggih yang dimiliki oleh Iran. Di bawah ini adalah beberapa fakta penting mengenai rudal ini:
- Berbahan Bakar Padat Dua Tahap: Rudal ini memanfaatkan propelan padat yang memungkinkan proses peluncuran lebih cepat dibandingkan dengan rudal berbahan bakar cair seperti seri Shahab.
- Jangkauan dan Daya Hancur: Rudal ini memiliki jangkauan sekitar 2.000 km dan kapasitas muatan sekitar 700 kg, cukup untuk menyerang target strategis di area yang luas.
- Spesifikasi Teknis: Dengan panjang sekitar 18 meter, diameter 1,25 meter, dan berat sekitar 23.600 kg, informasi ini berdasarkan data dari Center for Strategic and International Studies (CSIS).
- Riwayat Uji Coba: Rudal ini pertama kali diuji pada tahun 2008 dengan jangkauan 800 km. Uji coba kedua dilakukan pada Mei 2009 untuk menguji sistem navigasi. Hingga kini, telah dilakukan enam uji terbang, dengan jangkauan maksimum mencapai sekitar 1.900 km ke arah Samudra Hindia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5255331/original/020418200_1750155926-1080x1080_02__1_.jpg)
Sumber: Liputan6.com