Serangan ke-30, Iran Kirim Drone dan Rudal Hipersonik Serta Balistik Targetkan AS-Israel
Pernyataan itu menambahkan bahwa serangan menargetkan 'pangkalan teroris AS' di kawasan serta wilayah pendudukan utara menggunakan rudal Khorramshahr, Fattah.
Iran melalui Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) kembali melancarkan serangannya dengan target Amerika Serikat (AS) dan Israel. Gelombang serangan ke-30 ini Iran mengirimkan drone dan rudal hipersonik serta balistik.
"Bersamaan dengan pemilihan Pemimpin Tertinggi baru, Mojtaba Khamenei, gelombang ke-30 Operasi Janji Sejati 4 dilakukan dengan keberhasilan 100 persen," kata IRGC, seperti dikutip stasiun televisi pemerintah IRIB, Senin (9/3).
Pernyataan itu menambahkan bahwa serangan menargetkan 'pangkalan teroris AS' di kawasan serta wilayah pendudukan utara menggunakan rudal Khorramshahr, Fattah, dan Kheibar, serta drone strategis.
Di hari yang sama, Pusat Komunikasi Nasional Bahrain mengatakan bahwa fasilitas Bahrain Petroleum Company (Bapco) di desa Maameer terbakar setelah serangan Iran.
Kerusakan Material
Lembaga tersebut menambahkan bahwa serangan itu tidak menyebabkan kerusakan material dan tim pemadam kebakaran telah berhasil memadamkan api.
Serangan Awal Israel-As ke Iran
Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Pada hari pertama konflik, sebuah sekolah perempuan di Iran terkena serangan yang menewaskan banyak siswi yang tengah belajar. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah. Seperti dikutip Antara.