Peneliti Temukan Burung Dara Tengkuk Hitam yang Hilang 140 Tahun Lalu
Setelah 140 tahun, burung ini kembali ditemukan oleh John Mittermeier dan Jason Gregg di sekitar pulau Fergusson, Kepulauan D'Entrecasteaux, Papua Nugini.
Tim peneliti berhasil menangkap gambar burung dara tengkuk hitam yang sangat langka lewat kamera. Burung ini adalah salah satu burung besar yang hidup di hutan hujan Nugini dan menjadi langka akibat dari penggundulan hutan di wilayah itu.
Setelah 140 tahun, burung ini kembali ditemukan oleh John Mittermeier dan Jason Gregg di sekitar pulau Fergusson, Kepulauan D'Entrecasteaux, Papua Nugini. Papua Nugini sendiri memang sebagian besar tertutup oleh hutan hujan dan memiliki tiga gunung berapi yang besar.
Awalnya, para peneliti ini pergi untuk bertemu dengan para pemburu dan penduduk desa setempat, tetapi menurut pengakuan penduduk Pulau Fergusson, mereka pernah melihat burung tengkuk hitam dan ada juga yang mendengar suaranya yang khas. Maka, para peneliti berinisiatif untuk memasang kamera di lokasi yang diberitahu.
“Ketika kami menaruh kamera, saya memperkirakan peluang untuk mendapatkan foto burung dara tengkuk hitam kurang dari satu persen,” kata Jordan Boersma, peneliti pascadoktoral di Cornell.
Ternyata, usaha mereka tidak sia-sia, setelah memasang kamera, burung tersebut muncul dan memberikan kesan yang luar biasa bagi para peneliti.
“Saat yang melihat-lihat foto, saya terpana melihat foto burung ini berjalan tepat melewati kamera kami,” kata Boersma.“Ini adalah jenis momen yang diimpikan sepanjang hidup sebagai konservasionis dan pengamat burung,” kata Mittermeier kepada BBC.
Melansir dari Unilad, Senin (9/12), dalam klip yang beredar, para peneliti itu berpegangan tangan, menghentakkan kaki, dan berseru, sebagai gambaran reaksi bahwa dengan menemukan burung tersebut adalah momen yang paling bahagia.
Selama menonton ulang rekaman ketika burung dara tengkuk hitam yang berjalan-jalan, tim itu juga berulang-ulang kali mengatakan bahwa mereka tidak percaya mereka bisa menangkap momen tersebut.
Meski begitu, burung dara tengkuk hitam masuk dalam hewan yang terancam punah, dan Boersma mengatakan bahwa kita semua harus peduli karena seperti burung dara tengkuk hitam ini adalah bagian dari legenda dan budaya.
Reporter magang: Nadya Nur Aulia