Meta PHK Lagi, Karyawan di Negara-negara ini Aman
Meta akan melakukan PHK besar-besaran mulai 5 Februari, tetapi mempercepat perekrutan insinyur AI sebagai bagian dari strategi bisnis 2025.
Meta Platforms, induk perusahaan Facebook, akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran pekan depan, dimulai pada Senin (5/2). Keputusan ini tertuang dalam memo internal. Informasi seperti dikutip dari Reuters.
Janelle Gale, Head of People Meta, mengungkapkan bahwa notifikasi PHK akan dikirimkan sejak pukul 05.00 pagi waktu setempat di sebagian besar negara, termasuk Amerika Serikat.
Namun, karyawan di beberapa negara Eropa seperti Jerman, Prancis, Italia, dan Belanda tidak akan terdampak akibat regulasi ketenagakerjaan setempat.
Sementara itu, karyawan di lebih dari 12 negara di Eropa, Asia, dan Afrika akan menerima pemberitahuan antara 11 hingga 18 Februari 2025.
Meta sebelumnya telah mengonfirmasi rencana memangkas 5 persen karyawan berperforma terendah, tetapi berencana untuk mengganti beberapa posisi yang hilang.
Berbeda dari gelombang PHK sebelumnya, Meta tidak akan menutup kantor pada hari pengumuman dan tidak akan memberikan pembaruan lebih lanjut terkait keputusan ini.
Meta Percepat Rekrutasi Insinyur AI
Di tengah PHK ini, Meta justru mempercepat proses perekrutan insinyur kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung bisnisnya di 2025.
Dalam memo terpisah, VP of Engineering for Monetization Meta, Peng Fan, meminta karyawan untuk membantu mempercepat perekrutan insinyur machine learning dan peran teknis lain yang dianggap krusial.
Proses perekrutan ini akan berlangsung antara 11 Februari hingga 13 Maret.
"Terima kasih atas dukungan kalian dalam mencapai target rekrutasi yang lebih cepat serta menyelaraskan dengan prioritas perusahaan untuk 2025," tulis Fan dalam memo tersebut.
Keputusan Meta mencerminkan tren industri teknologi yang semakin berfokus pada kecerdasan buatan, sambil melakukan efisiensi di sektor lain.