Tampaknya CEO Meta, Mark Zuckerberg, saat ini sedang mengambil tindakan tegas untuk menyuruh para karyawannya masuk ke kantor.
Perusahaan telah meminta seluruh pegawai Meta untuk datang ke kantor selama tiga hari dalam seminggu. Jika mbalelo, risiko menerima surat pemutusan hubungan kerja bisa didapat.
Dilaporkan IndiaToday, perusahaan sudah secara terang-terangan menyatakan karyawan harus patuh terhadap mandat ini atau mereka akan dipecat.
Lori Goler, Kepala Sumber Daya Manusia Meta, merinci pedoman RTO yang diperbarui itu dalam sebuah surel di Workplace, platform internal perusahaan. Namun, karyawan yang sudah diberikan persetujuan untuk bekerja secara penuh dari jarak jauh tidak terikat pada kewajiban ini.
"Sesuai dengan kebijakan perusahaan lainnya, pelanggaran berulang dapat mengakibatkan tindakan disipliner, hingga termasuk penurunan penilaian kinerja dan pada akhirnya pemutusan hubungan kerja jika tidak ditangani. Kami percaya bahwa kerja terdistribusi akan terus menjadi hal penting di masa depan, terutama seiring dengan kemajuan teknologi,"
Advertisement
Kata Juru Bicara Meta.
Meta mengakui pentingnya kerja terdistribusi di masa depan, terutama seiring dengan kemajuan teknologi. Dalam jangka pendek, fokus mereka pada pekerjaan tatap muka bertujuan untuk meningkatkan pengalaman bagi karyawan yang memilih untuk bekerja dari kantor sambil mempertimbangkan investasi dalam peluang kerja jarak jauh.
Advertisement
Juru Bicara Meta.
Advertisement
Pengumuman ini sejalan dengan arahan Mark Zuckerberg mengenai manfaat dari pekerjaan di kantor.
Pasalnya, berdasarkan data performa karyawan terungkap bahwa para engineer Meta yang lebih awal dalam karir, cenderung tampil lebih baik saat bekerja secara tatap muka dengan rekan-rekan tim setidaknya tiga hari dalam seminggu.