Rahasia Hidup Mandiri saat Tua, Tanpa Merepotkan Orang Lain
Seorang dokter menjelaskan bahwa ada tiga hal penting yang harus dipersiapkan sejak muda agar kita bisa mandiri dan tidak menjadi beban bagi anak.
Proses penuaan adalah hal yang tidak dapat dihindari seiring berjalannya waktu. Agar dapat menjalani masa tua dengan baik dan tidak membebani orang lain, ada tiga aspek kesehatan yang perlu diperhatikan sejak sekarang. Menurut dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri, Vera, tiga aspek tersebut meliputi kesehatan tulang, otot, dan fungsi kognitif.
"Nah, upaya kita dalam mempersiapkan hari tua itu, kita harus menjaga kesehatan tulang, kesehatan otot, fungsi kognitif supaya apa? Supaya kita bisa merawat paling tidak bisa merawat diri sendiri. Nah, tanpa menyusahkan orang lain," ujar Vera dalam program edukasi kesehatan daring RSIA Limijati Bandung, yang ditulis pada Senin (6/4).
Vera menekankan bahwa dalam menjaga kesehatan tulang, otot, dan fungsi kognitif saat memasuki usia lanjut, aspek yang paling penting adalah pola makan. Makanan yang dikonsumsi harus bergizi dan seimbang. Vera menganjurkan agar di masa tua tetap bugar dan segar, hindari makanan yang mengandung banyak karbohidrat, gula, atau minyak.
"Yang harus diperbanyak adalah sayur, buah, ikan, ada daging merah tapi tidak perlu terlalu banyak, telur, susu, dan yogurt. Itu akan membantu buat tulang kita lebih kompak," jelas Vera.
Latihan fisik sejak dini.
Selain memperhatikan pola makan, Vera menekankan pentingnya melakukan latihan fisik sejak dini. Latihan fisik aktif tidak hanya terbatas pada berjalan pagi, tetapi juga bisa dilakukan melalui senam. Jika seseorang merasa kurang seimbang, Vera merekomendasikan untuk melakukan senam sambil duduk atau berbaring. Namun, jika keseimbangan tubuh masih baik untuk berjalan, senam sambil berdiri lebih dianjurkan.
"Yang lainnya menjaga konsumsi obat. Hati-hati untuk obat yang menimbulkan osteoporosis. Obat-obat seperti obat anti radang itu bisa meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis," terangnya.
Vera juga mengingatkan bahwa untuk menjaga kesehatan otot, seseorang perlu mengonsumsi makanan dengan baik, terutama asupan protein. Ia menolak anggapan bahwa orang yang akan memasuki masa lansia sebaiknya tidak mengonsumsi daging karena khawatir akan kolesterol tinggi.
"Tergantung daging apa yang dimakan. Kalau dagingnya kurang lemak, dagingnya tidak dimasak sebagai rendang, itu harus ditingkatkan konsumsinya," sebut Vera. Tidak hanya daging, Vera menegaskan pentingnya juga mengonsumsi ikan, telur, susu, dan yogurt. Seluruh jenis makanan tersebut merupakan bahan dasar untuk pembentukan otot.
Dengan dukungan aktivitas fisik yang teratur, semua otot dapat terlatih dan kembali berfungsi dengan baik. Vera menjelaskan bahwa seiring bertambahnya usia, massa otot cenderung menyusut.
"Untuk membantu kita mempertahankan masa otot, kita harus makan yang betul, cukup proteinnya, dan latihan fisik yang cukup," ungkap Vera.
Mengonsumsi obat-obatan
Untuk menjaga fungsi kognitif, Vera menekankan pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat mencakup tidak merokok, menghindari konsumsi lemak berlebihan, serta melakukan olahraga secara teratur. Selain itu, Vera juga mengingatkan agar tidak terlalu sering mengonsumsi obat-obatan seperti obat tidur dan obat penenang yang dapat berdampak negatif pada kemampuan berpikir.
"Kenapa kita penting sekali menjaga pola hidup sehat? Supaya jangan terjadi stroke. Karena kalau stroke berarti fungsi kognitif kita juga berkurang. Itu akan meningkatkan risiko terjadinya demensia atau pikun," ucap Vera.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk berusaha menjalani pola hidup sehat dan senantiasa merangsang fungsi kognitif dengan membaca buku tentang berbagai topik baru. Selain itu, mendiskusikan isi buku tersebut dengan teman-teman juga sangat bermanfaat. Seseorang yang memasuki masa lansia perlu memiliki mental yang baik dan sikap positif.
"Yang tidak berpikiran negatif terus akan membantu kita menjaga fungsi kognitif kita," tukas Vera.