Sorot
{{caption}}
Pria Mabuk Lecehkan Penumpang KRL di Sekitar Stasiun Cikini, Langsung Dihakimi Massa

{{caption}}
IHSG Berbalik Menguat, Ditutup pada Level 6.162

{{caption}}
Hasil Arema FC vs PSIM Yogyakarta: Singo Edan Tutup Kampanye dengan Kemenangan

{{caption}}
FTSE Russell Berpotensi Ikuti Langkah MSCI, Intip Dampaknya ke Pasar Saham RI

{{caption}}
Tidak Ada Korban saat KA Jaka Tingkir dan KA Sedayu Anjlok

{{caption}}
Polisi Sebut Pocong Bawa Parang di Ciputat Hoaks

Topik Terkait
{{caption}}
KUHP dan KUHAP Baru: Akhiri Dominasi Hukum Kolonial, Transformasi Paradigma Pidana Indonesia

Wakil Menko Otto Hasibuan menegaskan KUHP dan KUHAP Baru mengakhiri dominasi hukum kolonial yang telah berlaku lebih dari seabad. Simak bagaimana perubahan paradigma ini membentuk sistem pidana nasional yang lebih modern dan berkeadilan.

{{caption}}
Komnas HAM Terbitkan 8.599 Sertifikat Korban Pelanggaran HAM Berat untuk Pemulihan Hak

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menerbitkan 8.599 Sertifikat Korban Pelanggaran HAM Berat sebagai langkah awal pemulihan hak dan pengajuan bantuan bagi para korban atau keluarga mereka.

{{caption}}
Fakta Unik: 2.680 Korban Pelanggaran HAM Aceh Direkomendasikan Reparasi Hingga 2030, Ini Bentuknya!

Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh merekomendasikan 2.680 korban pelanggaran HAM Aceh untuk reparasi hingga 2030, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi dan rehabilitasi sosial. Simak detailnya!

{{caption}}
Fakta Unik: 2.680 Korban Pelanggaran HAM Aceh Direkomendasikan KKR untuk Terima Reparasi hingga 2030

Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh merekomendasikan 2.680 korban pelanggaran HAM masa lalu untuk menerima reparasi dari BRA hingga 2030, menandai langkah penting pemulihan hak-hak mereka.

{{caption}}
Tahukah Anda? Jampidum Setujui 3 Perkara Keadilan Restoratif di Aceh, Solusi Damai Tanpa Sidang

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) menyetujui penyelesaian tiga perkara di Bireuen, Aceh, melalui skema Keadilan Restoratif. Bagaimana proses damai ini berhasil menghindari meja hijau?

{{caption}}
Fakta Unik Keadilan Restoratif: Kejati Sumut Hentikan Perkara 21 Tersangka Pencurian Sekaligus

Kejati Sumut menerapkan Keadilan Restoratif untuk 21 tersangka pencurian PT ARB, menghentikan perkara demi pemulihan hubungan dan perlindungan korban. Bagaimana prosesnya?

{{caption}}
Tahukah Anda? 2 dari 7 Daerah di Kepri Sudah 100% Posbakum, Wujudkan Keadilan Restoratif untuk Masyarakat

Kemenkum Kepri tegaskan Posbakum Keadilan Restoratif wujudkan akses hukum bagi masyarakat miskin dan rentan. Ketahui bagaimana program ini bekerja dan daerah mana saja yang sudah 100% Posbakum di Kepri!

{{caption}}
Komnas HAM Desak Pembentukan Satgas Kekerasan Seksual Kampus, Kunci Pencegahan dan Perlindungan Korban

Komnas HAM mendesak perguruan tinggi dan pesantren membentuk Satgas Kekerasan Seksual Kampus. Langkah ini krusial untuk mencegah pelecehan dan memastikan korban mendapatkan keadilan serta dukungan yang layak.

{{caption}}
Komnas HAM Dorong Penguatan Layanan Korban TPKS dan Restitusi Negara

Komnas HAM mendesak penguatan layanan bagi korban TPKS, mulai dari rumah aman hingga restitusi negara, mengingat masih banyak kendala dalam akses keadilan dan pemulihan di berbagai daerah.

{{caption}}
Komnas HAM: Budaya Patriarki dan Relasi Kuasa Pemicu Berulangnya Kekerasan Seksual

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menyoroti budaya patriarki dan relasi kuasa sebagai akar utama berulangnya tindak pidana kekerasan seksual di Indonesia, menuntut perubahan budaya dan pemahaman menyeluruh.

{{caption}}
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional dan Pendekatan Menyeluruh

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menekankan bahwa penyelesaian Konflik Papua memerlukan keputusan politik tingkat nasional dan pendekatan menyeluruh untuk mengatasi akar masalah.

{{caption}}
Komnas HAM Papua Sesalkan Kericuhan Stadion Lukas Enembe, Soroti Tanggung Jawab Panitia

Komnas HAM Papua menyesalkan insiden kericuhan di Stadion Lukas Enembe pasca laga Persipura. Pihak penyelenggara dan operator liga disorot sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kericuhan tersebut.

{{caption}}
DPR Desak Reformasi Tata Kelola Internship Kedokteran Nasional Pasca Tragedi Dokter Muda

Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendesak reformasi tata kelola program internship kedokteran nasional menyusul tragedi meninggalnya dokter muda, menyoroti perlindungan HAM dan masa depan layanan kesehatan.

{{caption}}
Tim SAR Gabungan Intensifkan Pencarian Warga Terseret Arus Sungai Pidie

Tim SAR gabungan di Pidie terus melakukan pencarian intensif terhadap seorang warga yang terseret arus Sungai Krueng Inong. Simak kronologi dan upaya pencarian warga terseret arus Sungai Pidie selengkapnya.

{{caption}}
Anggota DPD RI Aceh Beri Bantuan Pengobatan Bayi Penderita Hidrosefalus

Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma, memberikan bantuan untuk pengobatan Ashadia Innara, bayi penderita hidrosefalus di Bireuen, Aceh, yang sempat terkendala biaya.

{{caption}}
Pemkab Aceh Barat Santuni Keluarga Zuretti, Soroti Kondisi Rumah Tidak Layak Huni

Bupati Aceh Barat Tarmizi menyalurkan bantuan kepada keluarga Zuretti yang menempati rumah tidak layak huni di Desa Pasi Jeut, Woyla Barat, sekaligus menegur keras aparatur desa yang kurang proaktif dalam pendataan warga miskin.

{{caption}}
Warga Aceh Tamiang Berhasil Evakuasi Dua Lumba-lumba Terdampar di Perairan Dangkal

Nelayan dan warga Desa Kuala Pusung Kapal, Aceh Tamiang, bahu-membahu melakukan evakuasi lumba-lumba terdampar yang lemas di alur air dangkal. Kisah heroik penyelamatan mamalia laut ini patut diacungi jempol.

{{caption}}
Kejari Bireuen Dakwa Bendahara DPMG-PKB Korupsi Dana BOKB Rp1,1 Miliar

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bireuen mendakwa seorang bendahara DPMG-PKB atas dugaan korupsi dana BOKB senilai Rp1,1 miliar, memicu sorotan terhadap pengelolaan anggaran daerah.

{{caption}}
Polres Aceh Barat Selidiki Intensif Kasus Kebakaran Tewaskan Warga di Meureubo

Polres Aceh Barat tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden kebakaran di Meureubo yang menewaskan seorang warga, Teti Marlina, dan menghanguskan tiga rumah. Penyelidikan Kebakaran Aceh Barat ini bertujuan mengungkap penyebab pasti tragedi.