Tim SAR Gabungan Intensifkan Pencarian Warga Terseret Arus Sungai Pidie
Tim SAR gabungan di Pidie terus melakukan pencarian intensif terhadap seorang warga yang terseret arus Sungai Krueng Inong. Simak kronologi dan upaya pencarian warga terseret arus Sungai Pidie selengkapnya.
Banda Aceh, 26 April 2026 – Tim SAR gabungan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, tengah gencar melakukan pencarian seorang warga yang dilaporkan terseret arus Sungai Krueng Inong. Insiden ini terjadi di Gampong Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie. Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Zainunis (29), warga Krueng Meuriam, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.
Zainunis dilaporkan terseret arus deras sungai saat mencoba menyeberangi Krueng Inong bersama dua rekannya. Kedua rekan korban, Sayed Nazaruddin (40) dan Yatim (35), berhasil menyelamatkan diri. Namun, keberadaan Zainunis tidak terlihat lagi setelah kejadian tersebut, memicu operasi pencarian besar-besaran.
Komandan Operasi Satuan Tugas SAR Kabupaten Pidie, M Rijal, menyatakan bahwa upaya pencarian terus diintensifkan. Tim gabungan dari berbagai instansi telah dikerahkan untuk menyisir area sungai dan sekitarnya. Fokus utama adalah menemukan Zainunis yang hilang akibat kuatnya arus sungai.
Kronologi Kejadian Warga Terseret Arus Sungai Pidie
Peristiwa nahas ini terjadi ketika Zainunis, bersama dua rekannya, Sayed Nazaruddin (40) dan Yatim (35), berupaya menyeberangi Sungai Krueng Inong. Ketiganya adalah warga Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, yang berusaha melintasi sungai tersebut. Arus sungai pada saat itu dilaporkan sangat deras, menciptakan kondisi yang berbahaya bagi siapa pun yang mencoba menyeberang.
Menurut keterangan yang dihimpun, ketiganya terseret arus sungai yang kuat tak lama setelah memasuki air. Kondisi arus yang tidak stabil membuat mereka kesulitan untuk mempertahankan pijakan dan arah. Insiden ini terjadi di Gampong Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, pada Minggu (26/4) siang.
Dalam kepanikan, dua rekan korban, Sayed Nazaruddin dan Yatim, berhasil menyelamatkan diri. Mereka berjuang melawan arus dan akhirnya mencapai tepian sungai di seberang. Namun, setelah berhasil menyeberang, keduanya menyadari bahwa Zainunis tidak terlihat lagi, sehingga memicu kekhawatiran besar akan keselamatannya.
Upaya Pencarian Intensif Tim SAR Gabungan di Pidie
Komandan Operasi Satuan Tugas SAR Kabupaten Pidie, M Rijal, mengonfirmasi bahwa pencarian terhadap Zainunis masih terus dilakukan secara intensif. Tim SAR gabungan telah dikerahkan sejak laporan diterima untuk menemukan korban. Upaya pencarian warga terseret arus Sungai Pidie ini menjadi prioritas utama bagi seluruh tim yang bertugas.
Operasi pencarian melibatkan berbagai elemen penting. Di antaranya adalah Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Aceh, Satgas SAR Pidie, personel kepolisian dari Polres Pidie, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Sinergi antara lembaga dan warga diharapkan dapat mempercepat penemuan korban.
Untuk memaksimalkan cakupan area, tim pencari dibagi menjadi tiga kelompok. Satu tim bertugas menyisir daratan di sepanjang tepi sungai, mencari tanda-tanda keberadaan korban. Tim kedua fokus menyisir pantai atau tebing sungai, area yang mungkin menjadi tempat korban tersangkut.
Sementara itu, tim ketiga melakukan penyisiran langsung di aliran sungai, menggunakan perahu karet dan perlengkapan penyelamatan air. Penyisiran dilakukan hingga radius tiga kilometer dari titik awal korban dilaporkan terseret arus. Seluruh area sekitar Sungai Krueng Inong menjadi fokus utama dalam operasi pencarian ini.
Sumber: AntaraNews