KSP Dorong Percepatan Tol Palembang-Jambi, Atasi Kendala Lahan dan Administrasi
Kantor Staf Kepresidenan (KSP) aktif memverifikasi lapangan untuk mendorong Percepatan Tol Palembang-Jambi, menyoroti tantangan pembebasan lahan dan administratif demi manfaat luas masyarakat.
Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) baru saja menyelesaikan verifikasi lapangan guna mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera. Verifikasi ini secara khusus menyasar ruas Palembang-Betung dan Betung-Tempino-Jambi di kawasan Jembatan Musi V, Sumatera Selatan. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran proyek infrastruktur vital tersebut.
Plt. Deputi IV KSP, Fadjar Dwi Wishnuwardhani, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menegaskan komitmen KSP. "KSP akan mencatat dan melaporkan secara khusus kepada Kepala Staf Kepresidenan terkait perkembangan pembangunan maupun hambatan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan proyek ini," ujarnya. Laporan ini bertujuan untuk mempercepat penemuan solusi.
Peninjauan langsung yang dilakukan pada Kamis (21/5) ini bertujuan mengkoordinasikan berbagai kendala di lapangan. Hal ini dilakukan demi mencari solusi bersama agar pembangunan ruas Palembang–Betung–Tempino–Jambi berjalan optimal. Proyek ini diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Verifikasi Lapangan KSP: Mengurai Hambatan Pembangunan Tol
Kegiatan verifikasi lapangan oleh KSP merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Percepatan PSN JTTS Ruas Betung-Tempino-Jambi. Rapat koordinasi tersebut sebelumnya telah dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2026. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh komitmen penyelesaian masalah berjalan sesuai tenggat waktu yang disepakati.
Dalam peninjauan ini, KSP berfokus pada identifikasi kendala teknis dan administratif yang menghambat progres. Tim lapangan berinteraksi langsung dengan pihak terkait untuk mendapatkan gambaran komprehensif. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mengawal proyek strategis nasional.
KSP menilai bahwa peninjauan langsung sangat krusial untuk memahami dinamika di lapangan. Dengan demikian, laporan yang disampaikan kepada pimpinan akan lebih akurat dan relevan. Ini juga membantu dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran.
Progres Pembangunan dan Tantangan Pembebasan Lahan
Ruas Palembang-Betung memiliki panjang 69,19 km dengan nilai investasi sebesar Rp14,981 triliun. Per 15 Mei 2026, progres pembebasan lahan telah mencapai 76,40 persen dan konstruksi 65,98 persen. Angka ini menunjukkan kemajuan signifikan, namun masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.
Sementara itu, Ruas Betung-Tempino-Jambi membentang sepanjang 170,73 km dengan total investasi Rp21,012 triliun. Progres pembebasan lahan untuk ruas ini mencapai 65,98 persen, sedangkan konstruksi berada di angka 60,16 persen. Kedua ruas ini merupakan bagian integral dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera.
Berdasarkan hasil verifikasi, KSP menemukan beberapa hambatan teknis terkait pengadaan tanah. Kendala tersebut meliputi lahan pada eks kawasan hutan dan kebutuhan surat konfirmasi terhadap bidang terdampak daerah aliran sungai (DAS). Permasalahan ini memerlukan penanganan khusus dan koordinasi lintas sektor.
Selain itu, terdapat kendala administratif berupa pelepasan aset lahan dan belum diterbitkannya persetujuan beberapa bidang tanah. Hal ini menghambat proses konsinyasi yang krusial untuk kelanjutan proyek. KSP mengingatkan Kantor Pertanahan di wilayah terdampak untuk segera menyelesaikan hambatan administratif tersebut demi percepatan proyek.
Komitmen KSP untuk Percepatan dan Monitoring Berkelanjutan
KSP menilai sebagian permasalahan yang teridentifikasi telah ditindaklanjuti sesuai lini masa yang ditetapkan. Namun, isu pembebasan lahan masih memerlukan percepatan yang signifikan. Oleh karena itu, KSP akan terus mendorong penyelesaian masalah ini dengan berbagai pihak terkait.
Ke depan, Kantor Staf Kepresidenan berkomitmen untuk terus melakukan verifikasi dan monitoring berkala. Kegiatan ini akan memastikan pelaksanaan percepatan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Trans Sumatera (PSN JTTS) berjalan lancar. KSP siap mengadakan rapat koordinasi lanjutan apabila masih ditemukan kendala di lapangan.
Agenda verifikasi lapangan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Selain itu, hadir pula perwakilan dari PT Hutama Karya (Persero) Tbk. Kolaborasi berbagai pihak ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan proyek strategis.
Sumber: AntaraNews