Wamen PPPA: Program Cek Kesehatan Gratis Bangun Kesadaran Hidup Sehat Pelajar
Wakil Menteri PPPA Veronica Tan menegaskan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) krusial untuk membangun kesadaran hidup sehat di kalangan pelajar, sekaligus menjadi upaya deteksi dini penyakit.
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menyoroti pentingnya Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar. Program ini bertujuan membangun kesadaran akan pola hidup sehat dan menjauhkan mereka dari ancaman penyakit. Peninjauan CKG dilakukan di salah satu sekolah di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (10/2).
Veronica Tan menjelaskan, CKG bukan hanya pemeriksaan awal, melainkan juga upaya berkelanjutan untuk membentuk kebiasaan hidup sehat. Melalui program ini, pola makan dan gizi anak dapat diketahui, memicu konsultasi, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Hal ini diharapkan dapat mencegah penyakit akibat kadar gula atau garam berlebih.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI menargetkan 130 juta warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis pada tahun 2026. Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes Asnawi Abdullah menyatakan, target 70 juta peserta pada 2025 telah berhasil dicapai. Sebanyak 25 juta dari peserta tersebut merupakan pelajar dari tingkat SD hingga SMA.
Pentingnya Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat
Veronica Tan menekankan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis membantu membangun kesadaran kolektif untuk hidup sehat. Ia menyebut, "memeriksa ini lebih baik daripada mengobati". Program ini memungkinkan pelajar untuk memahami kondisi tubuh mereka dan membuat pilihan yang lebih baik terkait gizi dan gaya hidup.
Melalui CKG, anak-anak dapat berkonsultasi mengenai asupan makanan dan berat badan mereka. Kesadaran akan bahaya kadar gula tinggi dalam minuman atau garam berlebih dalam makanan dapat terbentuk. Ini adalah langkah proaktif dalam mencegah berbagai penyakit kronis di kemudian hari.
Fokus khusus juga diberikan pada kesehatan perempuan, terutama pencegahan kanker serviks. Imunisasi HPV diberikan kepada siswi berusia 13 tahun ke atas sebagai bagian dari upaya deteksi dini. Program CKG menjadi instrumen vital untuk memantau kesehatan pelajar secara komprehensif.
Capaian dan Target Program Cek Kesehatan Gratis Nasional
Kepala BKPK Kemenkes, Asnawi Abdullah, mengungkapkan keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis yang telah berjalan selama satu tahun. Pada tahun 2025, program ini berhasil menjangkau 70 juta warga Indonesia, melampaui target awal. Keberhasilan ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap inisiatif kesehatan preventif.
Dari total peserta tersebut, sekitar 25 juta di antaranya adalah pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA. Fokus pada pelajar ini sejalan dengan visi untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Partisipasi aktif generasi muda menjadi kunci keberlanjutan program CKG.
Kementerian Kesehatan kini menargetkan peningkatan jumlah peserta menjadi 130 juta warga pada tahun 2026. Target ambisius ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan preventif. Program Cek Kesehatan Gratis diharapkan terus menjadi pilar utama dalam upaya peningkatan kesehatan nasional.
Sumber: AntaraNews