Puslabfor Polri Gelar Olah TKP Hari Ini, Cari Biang Kerok Penyebab Kebakaran Kemayoran
250 bangunan semi permanen dengan sekitar 300 KK terdampak kebakaran di Kemayoran.
Polres Metro Jakarta Pusat telah berkoordinasi dengan Puslabfor Polri terkait kebakaran pemukiman di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Polres Metro Jakarta Pusat juga telah berkoordinasi dengan Kadis Damkar DKI Jakarta.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Puslabfor yang telah membuatkan jadwal perencanaan untuk besok turun ke lokasi, di mana lokasi tempat kejadian telah kami police line yang memang diduga tempat tersebut adalah sumber api berdasarkan koordinasi dengan petugas Damkar," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P Hutagalung di lokasi pengungsian, Selasa (2/6).
Namun, kepolisian belum bisa memastikan secara pasti waktu Puslabfor Polri hadir ke lokasi kejadian. Kepolisian hanya memastikan, kedatangannya untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Besok kami menyesuaikan menunggu jadwal dari Puslabfor Bareskrim Polri," ujar Reynold.
Kebakaran di Kemayoran
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kemayoran Gempol belakang Pasar Jiung, RT 002/RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6) malam. Sedikitnya 250 bangunan semi permanen dengan sekitar 300 KK terdampak dalam peristiwa itu.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.10 WIB. Dugaan sementara, api muncul akibat korsleting listrik.
"Penyebab kebakaran diduga dari korsleting arus listrik,” kata Erlyn dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6).
Berdasarkan keterangan saksi, D selaku pengurus RW 04, api diduga pertama kali muncul dari dua rumah di belakang lokasi tempatnya tinggal. Rumah milik seorang warga bernama DH menjadi dugaan titik awal munculnya api.
"Sekitar pukul 21.00 WIB tiba-tiba api muncul dari dua rumah di belakang saksi, lalu langsung membesar," ujar dia.