Waspada Serumen Prop! Dinkes Imbau Orang Tua Pastikan Anak Ikut Program CKG Tanjungpinang
Dinas Kesehatan Tanjungpinang mengimbau orang tua siswa memastikan anak ikut Program CKG Tanjungpinang untuk deteksi dini penyakit, cegah komplikasi serius.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), baru-baru ini mengimbau seluruh orang tua siswa untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam, sebagai upaya meningkatkan partisipasi dalam program kesehatan penting tersebut.
Program CKG bertujuan untuk melakukan deteksi dini berbagai penyakit, mencegah komplikasi serius di masa depan, serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. Orang tua memiliki peran krusial dalam mendukung program ini, baik dengan memastikan anak mengikuti pemeriksaan di sekolah maupun menyusul ke puskesmas terdekat jika jadwal terlewat.
Rustam menekankan bahwa partisipasi aktif orang tua sangat dibutuhkan, termasuk dalam mengisi dan menandatangani formulir skrining kesehatan yang disediakan pihak sekolah. Persetujuan ini menjadi dasar bagi petugas kesehatan untuk melaksanakan pemeriksaan, memastikan setiap siswa mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya.
Peran Penting Orang Tua dalam Program CKG
Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam, menegaskan bahwa orang tua bertanggung jawab penuh untuk memastikan anak mereka berpartisipasi dalam Program CKG. Hal ini termasuk memberikan persetujuan melalui formulir skrining kesehatan yang disediakan pihak sekolah.
"Orang tua ikut bertanggung jawab memastikan anak mereka berpartisipasi, dengan mengisi dan menandatangani formulir skrining kesehatan yang diberikan sekolah sebagai bentuk persetujuan CKG," kata Rustam di Tanjungpinang.
Pemerintah bersama satuan pendidikan secara berkelanjutan mengedukasi orang tua siswa mengenai manfaat Program CKG. Edukasi ini mencakup pentingnya deteksi dini penyakit, upaya pencegahan, dan potensi penghematan biaya kesehatan di masa mendatang, yang diharapkan dapat mendorong partisipasi lebih tinggi.
Setelah pemeriksaan, orang tua juga diminta untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi yang diberikan oleh petugas kesehatan. Tindak lanjut ini penting untuk memastikan penanganan yang tepat jika ditemukan masalah kesehatan pada anak.
Cakupan dan Temuan Kesehatan Siswa di Tanjungpinang
Hingga September 2025, cakupan Program CKG siswa di Tanjungpinang telah mencapai 24.343 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat. Angka ini merupakan bagian dari total target 47.813 siswa yang tersebar di 143 satuan pendidikan di seluruh Tanjungpinang.
Hasil pemeriksaan CKG menunjukkan bahwa risiko penyakit yang dialami siswa didominasi oleh beberapa kondisi. Temuan paling umum adalah serumen prop atau penyumbatan pada saluran telinga, diikuti oleh karies gigi, kelainan refraksi, hingga gangguan kecemasan.
Meski demikian, Program CKG Tanjungpinang sejauh ini belum menemukan kasus pradiabetes dan diabetes pada murid yang telah menjalani pemeriksaan. Ini menunjukkan efektivitas program dalam memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Program cek kesehatan gratis ini secara fundamental bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa secara dini. Selain itu, CKG juga berupaya menghemat biaya pengobatan melalui upaya pencegahan dan mempercepat penanganan kesehatan guna mencegah penyakit menjadi lebih parah.
Manfaat Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit
Melalui sosialisasi yang gencar dilakukan, diharapkan pemahaman orang tua akan meningkat sehingga mendorong partisipasi anak dalam Program CKG Tanjungpinang. Pemahaman yang baik dari orang tua adalah kunci keberhasilan program ini.
Dinkes Tanjungpinang berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan generasi muda. Dengan deteksi dini, penanganan masalah kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Rustam menambahkan, "Melalui pemeriksaan ini, bagi yang sakit diobati, sedangkan yang sehat tidak jatuh sakit." Pernyataan ini menegaskan tujuan utama CKG untuk menjaga kesehatan siswa secara optimal.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang siswa secara maksimal. Kesehatan siswa adalah investasi penting bagi masa depan bangsa.
Sumber: AntaraNews