Veronica Tan Ajak Perempuan Berkarya dan Berkontribusi Positif untuk Bangsa
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, mengajak para perempuan untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi bangsa. Pameran Indonesian Women Artist (IWA) #4 menjadi wadah penting bagi perempuan berkarya.
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, menyerukan ajakan kepada seluruh perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan menghadirkan perubahan positif. Ajakan ini disampaikan dalam acara pembukaan pameran Indonesian Women Artist (IWA) #4 di Jakarta, Kamis.
Veronica Tan menekankan pentingnya peran perempuan sebagai kontributor strategis dalam perekonomian bangsa, bukan hanya sebagai penerima manfaat. Ia berharap pameran ini menjadi gerakan kolektif untuk mendukung para perempuan yang telah memiliki karya.
Pameran IWA #4 ini berlangsung di Galeri Nasional Jakarta mulai 10 April hingga 30 Juni 2026. Acara ini diselenggarakan untuk menyambut Hari Perempuan Sedunia, Hari Kartini, serta Hari Ulang Tahun Kota Jakarta.
Perempuan sebagai Penggerak Ekonomi Bangsa
Veronica Tan menegaskan bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, sudah saatnya pandangan terhadap perempuan bergeser, dari sekadar penerima manfaat menjadi agen perubahan yang aktif berkarya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan sebuah gerakan kolektif guna mendukung para perempuan yang telah menghasilkan karya. Gerakan ini bertujuan untuk membuka akses dan menyediakan wadah bagi mereka yang kesulitan menampilkan hasil karyanya.
Dengan adanya platform seperti IWA, perempuan dapat lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri dan memberikan sumbangsih nyata. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kontribusi perempuan dalam berbagai sektor strategis, demi kemajuan bangsa.
IWA: Platform Strategis bagi Seniman Perempuan Berkarya
Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin, menjelaskan bahwa pameran IWA menyediakan ruang penting bagi para seniman perempuan. IWA berfungsi sebagai sarana dokumentasi, presentasi, serta pertemuan karya secara berkelanjutan.
Rangkaian pameran ini tidak hanya berperan dalam membangun arsip kultural yang kaya, tetapi juga memperkuat kontribusi perupa perempuan dalam diskursus kebudayaan yang lebih luas. Ini membuka kesempatan bagi karya-karya perempuan untuk bertemu dengan publik secara lebih luas.
Galeri Nasional Jakarta menyatakan kesiapannya untuk terus memfasilitasi dan mendukung ekosistem seni rupa di Indonesia. Dukungan ini termasuk penyediaan ruang presentasi karya dan sarana praktik seni yang memadai bagi para seniman, sehingga mereka dapat terus berinovasi dan berkarya.
Jadwal dan Daftar Seniman Pameran IWA #4
Pameran Indonesian Women Artist (IWA) #4 diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan beberapa momen penting. Momen tersebut meliputi Hari Perempuan Sedunia pada 8 Maret 2026, Hari Kartini pada 21 April 2026, dan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.
Berlangsung di Galeri Nasional Jakarta, pameran ini menampilkan beragam karya dari dua belas perupa perempuan berbakat. Beberapa seniman yang karyanya dipamerkan antara lain Bibiana Lee, Citra Sasmita & Cinta Bumi Artisan, Dyantini Adeline, dan Endang Lestari.
Selain itu, turut berpartisipasi juga Ines Katamso, Irene Agrivina, KaNa Fuddy Prakoso, Ni Nyoman Sani, Nona Yoanishara, Rani Jambak, Tara Kasenda, dan Vedhanito. Pameran ini dikurasi oleh Carla Bianpoen, Vidhyasuri Utami, serta Bagus Purwoadi, yang memastikan kualitas dan relevansi karya yang ditampilkan kepada publik.
Sumber: AntaraNews