Tragis! Selamatkan Cucu Kecebur Sumur, Kakek di Gunungkidul Terperosok dan Tewas Tenggelam
Peristiwa ini bermula saat cucu Kasino bersama beberapa temannya sedang berteduh di sekitaran sumur dan tiba-tiba terperosok dan tercebur ke dalam.
Kasino (56) warga Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, DIY meninggal dunia karena terperosok ke dalam sumur sedalam 10 meter. Kasino meninggal dunia usai menyelamatkan cucunya yang lebih dulu terperosok ke dalam sumur.
Salah seorang saksi, Winarno menceritakan peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (8/10) lalu sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa ini bermula saat cucu Kasino bersama beberapa temannya sedang berteduh di sekitaran sumur dan tiba-tiba terperosok dan tercebur ke dalam.
"Anak-anak sedang berteduh di sekitar sumur. Salah satu anak kemudian tercebut ke sumur. Kemudian kakeknya (korban) langsung masuk ke dalam sumur dan menyelamatkan cucunya," kata Winarno pada wartawan, Kamis (9/10).
Winarno menceritakan saat itu dirinya juga ikut membantu proses evakuasi anak yang tercebur ke dalam sumur itu. Winarno menuturkan saat itu Kasino berhasil menemukan cucunya dan mengangkatnya cucunya ke permukaan sumur dan menyerahkan ke Winarno.
Sayangnya, usai menyerahkan cucunya ini korban justru terperosok ke dalam sumur dan tenggelam. "Cucunya berhasil naik tapi korban malah tenggelam," tutur Winarno.
Winarno mengungkapkan usai korban tenggelam, warga pun meminta bantuan ke personel Damkarmat BPBD Gunungkidul, SAR, Koramil Ngawen, Polsek Ngawen dan relawan-relawan. Saat itu kemudian personel untuk evakuasi korban langsung berdatangan.
Evakuasi Terkendala Tinggi Sumur
Salah seorang petugas Damkarmat BPBD Kabupaten Gunungkidul Dhany Alfian menerangkan proses evakuasi pada korban awalnya dilakukan dengan beberapa personel masuk ke dalam sumur. Namun proses ini terkendala karena tingginya air di dalam sumur.
"Proses evakuasi berjalan selama satu jam. Pertama beberapa personel masuk ke dalam sumur tapi belum bisa menemukan korban. Kemudian evakuasi dilakukan dengan alat bantu jangkar yang akhirnya bisa menemukan jenazah korban dan mengangkatnya ke luar sumur," urai Dhany.
Dhany menambahkan usai berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Padukuhan Banaran, Desa Beji, Kapanewon Ngawen untuk prosesi pemakaman.