Tomy Winata, Tuan Rumah yang Bikin Kaget Prabowo Karena Duduk di Belakang saat Acara Bersejarah
Prabowo hadir dalam peresmian Groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Karawang.
Presiden Prabowo Subianto nampak sempat menghentikan sambutannya sejenak. Wajahnya tampak melihat sosok tak asing di barisan tamu undangan. Dia adalah sosok yang familiar, yakni konglomerat Tomy Winata. Pemilik Artha Graha. Tuan rumah dalam acara tersebut.
Prabowo hadir dalam peresmian Groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Karawang, Jawa Barat.
Mulanya, Prabowo membacakan sejumlah nama-nama pejabat yang hadir pada kesempatan itu. Kalimat sambutan awalnya tidak begitu berbeda dari biasanya. Namun, tiba-tiba, ucapan Prabowo terpotong karena sosok TW.
"Saudara-saudara sekalian, saya menyambut dengan sangat bahagia dan sangat bangga acara ini memang biasanya saya tidak mau... Ada, TW (Tomy Winata) ada di sini ya, muka familiar, jadi saya, harus saya sapa juga," kata Prabowo seraya menunjuk lokasi Tomy Winata, di Artha Industrial Hill, Karawang, Jawa Barat, dikutip Senin (30/6).
Alasan Prabowo Hadir Peresmian
Tomy Winata yang duduk diantara tamu undangan itu pun bergegas berdiri dan terlihat menyambut sapaan Kepala Negara.
Sejurus kemudian, Prabowo berkelakar dan meminta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk mencatat orang-orang yang tak hadir di acara tersebut.
"Siapa lagi, di absen yang tidak hadir siapa ini? Seskab nanti di catat ya, yang tidak hadir," kata Prabowo.
Kemudian, Prabowo melanjutkan sambutannya. Dia mengatakan alasan untuk hadir di peresmian groundbreaking ekosistem baterai kendaraan listrik kali ini.
"Biasanya memang saya tidak terlalu mau hadir Groundbreaking, tetapi kali ini saya hadir dan saya percaya dan saya sadar betapa acara ini bersejarah dan punya nilai strategis," ungkapnya.
Milik Tomy Winata
Perlu diketahui, ada dua lokasi yang diresmikan Prabowo sekaligus. Yakni, proyek baterai kendaraan listrik di sisi hulu bertempat di Halmahera Timur, Maluku Utara. Kemudian, proyek sel baterai di Artha Industrial Hill, Karawang, Jawa Barat.
Adapun, Artha Industrial Hill merupakan kawasan industri yang dikelola oleh PT Panca Terang Abadi. Ini merupakan perusahaan di bawah Artha Graha Network yang dimiliki oleh Tomy Winata.
Proyek sel baterai yang berdiri di lahan tersebut bernilai sekitar USD 417 juta atau sekitar Rp 6,78 triliun (asumsi kurs Rp 16.278). Proyek sel baterai ini akan digarap oleh konsorsium.
Proyek pembangunan pabrik baterai Lithium-ion oleh perusahaan patungan (joint venture) antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL), perusahaan patungan dari CATL, Brunp dan Lygend. Keduanya membentuk perusahaan patungan PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB).