Presiden Prabowo Subianto mengajak para pengusaha nasional untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Harapan Prabowo, kepala negara membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Hal tersebut terungkap usai Prabowo menggelar pertemuan dengan sejumlah pengusaha ternama Tanah Air di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/3). Turut hadir dalam pertemuan itu legenda investasi asal Amerika Serikat (AS) Ray Dalio.
Tomy Winata, salah satu pengusaha nasional yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengungkap ajakan Presiden Prabowo perihal pembukaan lapangan pekerjaan.
"Pokoknya penciptaan lapangan pekerjaan. Ya kan supaya masyarakat lebih baik hidupnya, lebih makmur," kata Tomy Winata usai pertemuan.
Advertisement
Senada dengan Tomy Winata, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie menyebut arahan Prabowo yakni pengentasan kemiskinan di Indonesia serta target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
"Kadin, saya sebagai Ketua Umum, datang bersama teman-teman dari dunia usaha untuk berpikir bagaimana kita, satu, bisa mendukung program pemerintah untuk mendukung pertumbuhan (ekonomi) yang 8 persen, lalu juga mengentaskan kemiskinan," jelas Anindya.
Dia menambahkan, pada pertemuan tersebut turut didiskusikan bagaimana tata kelola Danantara dengan baik sehingga bisa menghasilkan sesuatu untuk bangsa dan masyarakat Indonesia.
Sedangkan, pengusaha lainnya Boy Thohir mengungkap, dalam pertemuan tersebut para pebisnis nasional diajak untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju serta sejahtera.
Selain ketiga tokoh pebisnis tersebut, nama-nama lain yang turut hadir dalam pertemuan yang sama di antaranya Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam), Sugianto Kusuma (Aguan), Prajogo Pangestu, Tomy Winata, Anthony Salim, Franky Oesman Widjaja, James Riady, Chairul Tanjung, dan Hilmi Panigoro.