Tanggapan Jokowi soal Soeharto dan Gus Dur Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Pemberian gelar jasa atau pahlawan kepada para pemimpin melalui proses dan pertimbangan yang panjang dari tim yang ada.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal masuknya nama Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam 49 tokoh yang diusulkan menerima gelar Pahlawan Nasional. Meski tidak secara tegas menyetujui, Jokowi menilai kedua mantan presiden itu memiliki peran dan jasa terhadap negara, sehingga harus dihargai.
"Ya setiap pemimpin, baik itu Presiden Soeharto maupun Presiden Gus Dur pasti memiliki peran dan jasa terhadap negara dan kita semuanya harus menghargai itu, dan kita sadar setiap pemimpin pasti ada kekurangan," ujar Jokowi saat ditemui wartawan di kediaman pribadi, Jalan Kutai Utara Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (6/11).
Dikatakan Jokowi, pemberian gelar jasa atau pahlawan kepada para pemimpin melalui proses dan pertimbangan yang panjang dari tim yang ada.
"Pemberian gelar jasa terhadap para pemimpin itu juga melalui proses proses, melalui pertimbangan pertimbangan yang ada dari tim pemberian gelar dan jasa," katanya.
Pro Kontra Wajar
Jokowi memaklumi adanya pro dan kontra yang terjadi di masyarakat. Menurutnya hal tersebut biasa terjadi dalam negara demokrasi.
"Saya kira kita semua sangat menghormati peran dan jasa yang telah diberikan baik oleh Presiden Soeharto maupun Presiden Gus Dur bagi bangsa dan negara ini," imbuhnya.
"Iya, biasa dalam negara demokrasi ada pro kontra, ada yang setuju, ada yang tidak setuju saya kira biasa. Tapi yang jelas ini kan ada tim, ada timnya, para pakar yang juga memiliki pertimbangan-pertimbangan yang kita semua harus menghargainya," tandasnya.
Mikul Dhuwur Mendhem Jero
Disinggung adanya konsep pepatah jawa "mikul dhuwur mendhem jero" (menjunjung tinggi hal baik dan memendam hal buruk), ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu pun mengiyakan.
"Ya sangat baik," katanya.
Jokowi tidak menjawab tegas saat kembali ditanyakan apakah setuju dengan pemberian gelar pahlawan bagi Soeharto dan Gus Dur.
"Tadi kan sudah saya sampaikan," kilahnya.
Ada 49 Nama Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, Tanda Kehormatan, Fadli Zon menyampaikan usulan tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional bertambah dari 40 menjadi 49 nama
"Ada 40 nama calon pahlawan nasional yang dianggap telah memenuhi syarat dan ada 9 nama yang merupakan bawaan, carry over, dari yang sebelumnya. Jadi totalnya ada 49 nama," kata Fadli Zon usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta Pusat, Rabu (5/11).