Polrestabes Palembang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Buruh Rayakan May Day 2026
Polrestabes Palembang memberikan layanan kesehatan gratis untuk ribuan buruh yang merayakan May Day 2026. Inisiatif ini bertujuan memastikan kondisi fisik prima para pekerja selama aksi. Simak selengkapnya mengenai **Layanan Kesehatan Gratis Polrestabes P
Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), menunjukkan kepeduliannya terhadap para pekerja dengan menyediakan layanan kesehatan gratis. Inisiatif ini diberikan khusus kepada buruh yang merayakan momen Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Kegiatan ini berlangsung di halaman gedung DPRD Sumsel, Palembang, pada Jumat (2/5). Layanan ini merupakan bentuk dukungan agar para buruh dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan kondisi fisik yang prima.
Berbagai fasilitas kesehatan disediakan, mulai dari vitamin hingga obat-obatan esensial. Para buruh juga dapat memanfaatkan unit ambulans yang disiagakan untuk kebutuhan darurat selama aksi berlangsung.
Dukungan Kesehatan Prima untuk Aksi Buruh
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Palembang, AKBP Budi Santoso, menjelaskan bahwa layanan kesehatan ini tersedia secara cuma-cuma. Ia mengundang seluruh buruh yang membutuhkan bantuan medis untuk mendatangi stan yang telah disiapkan. "Bagi yang membutuhkan layanan kesehatan, silakan ke stand yang sudah disiapkan, layanan ini dari anda untuk anda," ujarnya.
Selain fasilitas medis, Polrestabes Palembang juga membagikan air mineral gratis kepada massa buruh. Langkah ini diambil untuk memastikan hidrasi para peserta aksi tetap terjaga, terutama mengingat potensi aktivitas fisik yang intens selama perayaan May Day.
Kehadiran layanan kesehatan dan ambulans siaga ini menunjukkan komitmen aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban dan kesejahteraan masyarakat. Mereka berupaya memastikan bahwa perayaan May Day dapat berjalan lancar tanpa mengesampingkan aspek kesehatan para peserta.
Tuntutan Buruh dalam Peringatan May Day 2026
Perayaan May Day di Palembang diramaikan oleh sekitar seribuan buruh dari berbagai aliansi serikat pekerja. Humas Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sumsel, Cerah Buana, menyatakan bahwa massa aksi menyampaikan tujuh tuntutan utama.
Tuntutan-tuntutan ini berasal dari federasi serikat pekerja/serikat buruh dan konfederasi serikat pekerja/serikat buruh di Sumsel, bersama dengan ecxo Partai Buruh Sumsel. Mereka menyoroti berbagai isu krusial yang berkaitan dengan hak-hak pekerja di Indonesia.
Berikut adalah tujuh tuntutan yang disuarakan oleh para buruh:
- Mendesak pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru.
- Menuntut HOSTUM (hapus outsourcing tolak upah murah).
- Mendesak reformasi pajak, termasuk penghapusan pajak THR, bonus tahunan, JHT, pensiun, serta pajak-pajak lainnya terhadap buruh.
- Menuntut pembentukan seluruh dewan pengupahan kabupaten/kota se-Sumsel.
- Mendesak pembayaran hak-hak PHK terhadap pekerja/buruh yang mengalami PHK.
- Menuntut penuntasan seluruh kasus-kasus pelanggaran hak-hak normatif pekerja/buruh yang tidak berjalan di Sumsel.
- Mendesak pegawai pengawas ketenagakerjaan dan penyidik PNS Disnakertrans Sumsel memberikan sanksi tegas kepada oknum pengusaha yang melanggar hak-hak normatif pekerja/buruh di Sumsel.
Kronologi Aksi dan Harapan Buruh Sumsel
Aksi massa May Day di Palembang dimulai sekitar pukul 13:00 WIB dari pelataran Benteng Kuto Besak (BKB). Ribuan buruh kemudian melakukan long march dan konvoi menuju gedung DPRD Sumsel.
Massa tiba di gedung DPRD Sumsel sekitar pukul 15:20 WIB, membawa serta aspirasi dan tuntutan mereka. Tuntutan terakhir yang disampaikan adalah sanksi pemecatan atau pencopotan jabatan terhadap oknum pejabat Disnakertrans Sumsel yang tidak menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai aturan hukum yang berlaku.
Aksi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemerintah dan pihak terkait untuk lebih memperhatikan kesejahteraan serta hak-hak para pekerja. Para buruh menyuarakan harapan agar tuntutan mereka dapat direspons dengan serius demi terciptanya keadilan ketenagakerjaan yang lebih baik di Sumatera Selatan.
Sumber: AntaraNews