Tahukah Anda? RI Apresiasi Komitmen Finlandia Kembangkan SDM Digital Masa Depan, Ini Alasannya!
Indonesia menyambut baik komitmen Finlandia dalam pengembangan SDM Digital dan infrastruktur digital. Kerja sama ini diharapkan memperkuat ekonomi dan ciptakan lapangan kerja masa depan.
Indonesia memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Finlandia dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor digital. Apresiasi ini disampaikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan menciptakan lapangan kerja masa depan yang berkelanjutan.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono bertemu dengan Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen pada Sabtu lalu. Pertemuan bilateral ini berlangsung di sela-sela KTT ke-47 ASEAN yang diselenggarakan di Malaysia.
Dalam diskusi tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, teknologi, dan keamanan global. Finlandia menyatakan kesiapannya untuk berbagi keahlian di bidang digitalisasi dan telekomunikasi.
Memperkuat Ekosistem Digital Indonesia
Finlandia telah menunjukkan kesiapannya untuk berbagi keahlian mendalam di berbagai sektor digital. Ini mencakup bidang digitalisasi secara menyeluruh, telekomunikasi modern, serta sistem pendidikan yang inovatif.
Kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada pertukaran pengetahuan, melainkan juga meliputi pengembangan teknologi 5G yang krusial. Selain itu, pelatihan tenaga kerja akan digalakkan melalui pusat-pusat inovasi yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur.
Kedua negara secara tegas mengakui peran vital infrastruktur digital yang tangguh dan aman. Infrastruktur ini dianggap sebagai fondasi utama bagi kemajuan pembangunan ekonomi dan sosial.
Hubungan Bilateral yang Solid dan Isu Global
Hubungan bilateral antara Indonesia dan Finlandia telah terjalin erat berdasarkan persahabatan yang lama serta rasa saling menghormati. Kedua pihak menegaskan kembali komitmen bersama terhadap pasar terbuka dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Salah satu wujud kerja sama konkret adalah kolaborasi antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan Universitas Sains Terapan JAMK Finlandia. Kemitraan ini berfokus pada bidang sains dan teknologi, memperkaya inovasi kedua negara.
Untuk memperdalam hubungan, Finlandia telah membuka konsulat kehormatan di Surabaya, Jawa Timur. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama di berbagai sektor, termasuk pengembangan SDM digital.
Selain isu bilateral, pertemuan tersebut juga membahas isu-isu global yang mendesak, seperti konflik di Timur Tengah dan Ukraina. Menteri Sugiono menegaskan kembali seruan Indonesia untuk penyelesaian damai, penghormatan terhadap kedaulatan, dan pentingnya dialog.
Terkait Timur Tengah, kedua negara menegaskan dukungan mereka terhadap Solusi Dua Negara atas konflik Israel-Palestina, serta mendesak perlunya gencatan senjata kemanusiaan dan perdamaian yang berkelanjutan. Menurut laporan dari kantor media Gaza, Israel telah melakukan sedikitnya 47 pelanggaran sejak gencatan senjata diberlakukan.
Sejak Oktober 2023, perang genosida Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 68.200 orang dan melukai lebih dari 170.300 orang, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Indonesia dan Finlandia juga menekankan pentingnya reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna menciptakan tata kelola global yang lebih representatif dan efektif.
Sumber: AntaraNews