Sorot
{{caption}}
Polri Punya 1.415 Dapur SPPG, Klaim Serap 70 Ribu Tenaga Kerja

{{caption}}
Punya 1.415 Dapur MBG, Kapolri Ungkap Rahasia Zero Accident

{{caption}}
DPRD DKI Bahas Skema Baru Tarif Transjabodetabek

{{caption}}
WNA jadi Korban Copet di Rasuna Said

{{caption}}
Hakim MK Adies Kadir Digugat ke PTUN

{{caption}}
Pemkot Depok Usulkan 5 Rute Baru Transjakarta

Topik Terkait
{{caption}}
Di Tengah Dugaan Penyekapan Yuvita, Taufik Hidayat Disebut Sempat Check In Hotel dengan Perempuan Lain

Di tengah periode penyekapan yang disebut berlangsung selama bertahun-tahun, tersangka diketahui sempat menjalin hubungan dengan perempuan lain.

{{caption}}
Gandeng Dokter Spesialis Kandungan, Polisi Usut Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Terhadap Yuvita

Perkembangan lebih lanjut mengenai temuan dalam kasus ini akan segera disampaikan kepada publik.

{{caption}}
Dokter Jelaskan Operasi Rekonstruksi Wajah Yuvita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat, Bakal Ditangani 40 Ahli

Yuvita sedang menjalani pembersihan infeksi pada bagian kepalanya sebelum dilakukan rekonstruksi.

{{caption}}
Empat Indekos di Bandung Jadi Tempat Taufik Hidayat Siksa Yuvita hingga Luka Berat

Yuvita dianiaya menggunakan tangan kosong dan disundut rokok apabila pelaku sedang dalam kondisi kesal.

{{caption}}
Taufik Hidayat Penyiksa Yuvita Minta Maaf: Saya Menyesal

Keluarga korban menolak permintaan maaf pelaku dan mendesak pelaku dihukum berat.

{{caption}}
Taufik Hidayat Pernah Sekap dan Aniaya Wanita Selain Yuvita, Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, dilakukan oleh pelaku selama rentang Mei 2024 hingga Juni 2026.

{{caption}}
Sekap dan Aniaya Kekasih, Taufik Hidayat Dijerat Pasal Berlapis dan Terancam 12 Tahun Penjara

Penetapan status hukum tersebut dilakukan setelah penyidik mengumpulkan alat bukti dan melakukan serangkaian pemeriksaan.

{{caption}}
Prabowo Beri Atensi Kasus Yuvita, Titip Pesan Pelaku Penganiayaan Dihukum Seberat-beratnya

Atensi tersebut diberikan menyusul kondisi korban yang mengalami luka berat dan kini menjalani perawatan, sementara proses hukum.

{{caption}}
Keluarga Korban yang Disekap dan Dianaya Taufik Hidayat Angkat Bicara: Hukum Seberat-beratnya

Erni mengaku geram tapi tetap berupaya untuk menahan diri. Dia pun meminta keluarga untuk menyerahkan proses hukum ke pihak kepolisian.

{{caption}}
Cerita Mantan Rekan Kerja Sempat Beri Saran Taufik Hidayat Serahkan Diri ke Polisi

Sebelum ditangkap, Taufik rupanya sempat menghubungi Dadang. Saat itu, ia meminta saran apakah harus tetap kabur dari kejaran petugas atau menyerahkan diri.

{{caption}}
Polisi Usai Tangkap Taufik Hidayat: Tersangka Kami Perlakukan Secara Manusiawi, Tak Ada Kekerasan

Pelaku juga menjalani tes kesehatan dan urine. Hasilnya, fisiknya dipastikan dalam kondisi baik dan tes urine menunjukan hasil negatif.

{{caption}}
Pengakuan Taufik Hidayat soal Luka yang Dialami Kekasihnya Terungkap saat Interogasi Polisi

Dalam proses interogasi yang berlangsung di kendaraan taktis Brimob, penyidik menanyakan sejumlah luka yang ditemukan pada tubuh korban.

{{caption}}
Dedi Mulyadi Desak Hukuman Maksimal Jika Yuvita Alami Cacat Seumur Hidup

Dedi menilai tindakan yang dilakukan pelaku telah melampaui batas kemanusiaan dan menegaskan bahwa apabila korban terbukti mengalami cacat permanen.

{{caption}}
Soroti Kasus Viral di Bandung, Menkomdigi: Jangan Mudah Percaya Aplikasi Kencan Online

Dia menyampaikan pesan ke masyarakat untuk tidak mudah percaya pada apa yang ditampilkan di media sosial.

{{caption}}
Momen Menteri PPPA Arifah Fauzi Tahan Ledakan Amarah Bertemu Taufik Hidayat Penyiksa Yuvita

Hal itu terjadi sebelum Arifah diberi kesempatan berbicara dalam konferensi pers yang digelar Polda Jabar.

{{caption}}
Taufik Hidayat Ditangkap Polisi, Uang Sayembara Rp250 Juta Dedi Mulyadi Diberikan ke Keluarga Yuvita

Akibat dianiaya, Yuvita menderita luka parah di sejumlah bagian tubuhnya.

{{caption}}
Siasat Taufik Hidayat Selama Buronan, Sempat Mengecat dan Ganti Warna Helm Kelabui Polisi

Taufik ditangkap polisi di Perumahan Griya Pesona, Majalaya, Kabupaten Bandung, pada 23 Juni 2026.

{{caption}}
Dudung Jenguk Korban Penganiayaan di RSHS Bandung, Beri Perhatian pada Penanganan Yuvita

Dudung tiba sekitar pukul 19.45 WIB mengenakan kemeja putih. Kedatangannya disambut jajaran tenaga medis RSHS Bandung serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi.