Paus Biru Sepanjang 12 Meter Mati Terjepit di Kolong Rumah di Banyuasin
Paus tersebut ditemukan warga saat air sungai surut, Senin (29/6) pukul 21.30 WIB.
Seekor paus biru sepanjang 12 meter mati yang membuat warga Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, Banyuasin, Sumatera Selatan, heboh. Paus itu diduga terbawa gelombang air laut lalu terdampar dan terjepit di kolong rumah warga.
Paus tersebut ditemukan warga saat air sungai surut, Senin (29/6) pukul 21.30 WIB. Kondisinya terjepit di antara tiang rumah panggung milik warga dan sulit dievakuasi.
Penemuan mamalia laut berukuran besar tersebut membuat warga sekitar berduyun-duyun datang ke lokasi. Mereka ingin melihat secara langsung bentuk paus yang diperkirakan berbobot 2 ton itu.
"Benar, penemuannya tadi malam. Paus biru kira-kira panjangnya 12 meter mati di kolong rumah warga," ungkap Camat Banyuasin II, Riduan, Selasa (30/6).
Riduan menyebut, paus itu kemungkinan terbawa arus laut lalu masuk ke sungai dan terdampar. Kondisi air pasang surut membuat paus itu tak bisa bergerak lagi begitu air sungai mulai surut.
"Mungkin susah melepaskan diri begitu air surut dan akhirnya mati. Posisinya terjepit," kata Riduan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Banyuasin Rina Kurniaty mengaku masih koordinasi dengan Satuan Pengawasan Sumber Daya Laut dan Perikanan untuk evakuasi dan penanganan bangkai paus tersebut. Evakuasi tak bisa sembarang dilakukan karena berdampak pada kondisi rumah warga.
"Kita koordinasikan dulu bagaimana penanganan bangkainya, kami tidak mau asal evakuasi saja karena posisinya di bawah rumah warga, terjepit di tiang-tiang rumah," kata Rina.