Sempat Kembali ke Laut, Paus 10 Meter yang Terdampar di Sungai Sumsel Ditemukan Mati
Paus sepanjang 10 meter itu sempat dibawa warga ke laut setelah terdampar di sungai.
Setelah sempat kembali ke laut, paus yang sempat terdampar di Perairan Somor Kecamatan Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, beberapa hari lalu ditemukan mati. Bangkai paus itu lamban laut tenggelam ke dalam sungai.
Paus itu ditemukan mati tak jauh dari tempat terdampar, Selasa (17/2) sore. Dari beberapa video yang beredar, tampak tiga speedboat nelayan mendekati paus guna memastikan hewan berukuran sekitar 10 meter tersebut mati.
"Mati ikannya, pak. Tenggelam sudah. Dari pagi dikontrol tenggelam. Mati ikannya," ungkap warga dalam video yang beredar seperti dilihat merdeka.com, Rabu (19/2).
Mati Sore Harinya
Kabar ini dibenarkan Camat Cengal Gatot Holden. Gatot menyebut paus itu sempat masuk ke Perairan Somor dalam keadaan lemas saat air pasang dan ditemukan mati sore harinya.
"Paginya kembali terdampar dan sore kemarin mati lalu tenggelam," kata Gatot.
Diberitakan sebelumnya, warga Cengal dan Sungai Menang, OKI, heboh dengan penemuan seekor paus di Sungai Somor, Minggu (15/2).
Setelah cukup lama, warga akhirnya berhasil mengevakuasi hewan laut berukuran lebih dari 10 meter itu ke laut dalam.
Paus tersebut awalnya ditemukan nelayan yang sedang beraktivitas di sungai. Mereka kaget melihat ada benda besar yang awalnya dikira kayu gelondongan di permukaan.
Evakuasi Berlangsung Sulit
Begitu didekati, ternyata benda itu adalah paus. Hewan laut itu terlihat lemah karena lama terdampar di perairan dangkal dan tidak mampu bergerak bebas.
Warga bersama perangkat desa berbondong-bondong mengarahkan paus dari muara sungai ke arah laut agar kembali bebas. Namun, proses evakuasi pun berjalan sulit karena mamalia laut tersebut terjebak.
Warga pun menarik paus menggunakan dua unit speedboat. Namun upaya tersebut gagal karena mesin tidak cukup kuat dan paus kembali terdampar di bibir pantai muara Sungai Somor.
Setelah berjam-jam diusahakan ditambah air pasang, paus itu akhirnya berhasil dievakuasi ke laut dalam. Namun warga dan pemerintah setempat terus memantau perkembangan untuk mengetahui apakah laut itu akan terdampar lagi atau tidak.