Ratusan WNI Malaysia Shalat Idul Fitri di KBRI KL, Rayakan Kebersamaan dan Toleransi
Ratusan WNI Malaysia antusias melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H di KBRI KL pada Sabtu pagi, merayakan momen suci ini dengan penuh syukur dan kebersamaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi di tanah rantau.
Ratusan warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia dengan khidmat melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Acara ini berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur pada Sabtu pagi. Para WNI mulai berdatangan sejak pukul 6.30 waktu setempat untuk mengikuti ibadah penting ini.
Pelaksanaan shalat Idul Fitri ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat bagi para WNI yang berdomisili di Kuala Lumpur dan sekitarnya. Mereka mengisi saf-saf yang telah disiapkan sambil melantunkan takbir bersama. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa di lingkungan KBRI.
Bertindak sebagai imam dan khatib pada shalat Idul Fitri di KBRI Kuala Lumpur yakni Dr. Sohirin Mohammad Solihin. Beliau menyampaikan khutbah bertema “Merawat Fitrah Dalam Interaksi Kemasyarakatan”.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri Penuh Khidmat di KBRI Kuala Lumpur
Pelaksanaan shalat Idul Fitri di KBRI Kuala Lumpur dimulai sejak pagi hari, dengan jamaah yang terus berdatangan. Antusiasme WNI sangat tinggi untuk merayakan hari kemenangan ini bersama-sama di tanah rantau. Mereka berbaris rapi dalam saf-saf yang telah diatur, menunjukkan kekompakan dan persatuan.
Dr. Sohirin Mohammad Solihin memimpin shalat dan menyampaikan khutbah yang mendalam. Khutbahnya mengangkat tema penting tentang bagaimana merawat fitrah manusia dalam interaksi sosial. Pesan yang disampaikan relevan bagi seluruh jamaah, khususnya WNI yang tinggal di luar negeri.
Suasana ibadah berlangsung dengan khidmat, diiringi gema takbir yang memenuhi area KBRI. Momen ini tidak hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai pengingat akan nilai-nilai kebersamaan dan persatuan. Ini adalah perayaan penting bagi komunitas WNI di Malaysia.
Pesan Duta Besar: Syukur, Empati, dan Keprihatinan Global
Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo, dalam sambutannya menekankan makna Idul Fitri. Beliau menyampaikan bahwa Idul Fitri adalah momentum yang patut dirayakan dengan rasa syukur, kebahagiaan, dan kebanggaan. Dubes Iman berharap nilai-nilai Ramadhan terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.
Dubes Iman juga menyoroti pelajaran penting dari bulan Ramadhan, yakni mengingat Allah SWT, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta melatih diri menahan hawa nafsu. Selain itu, Ramadhan mengajarkan empati yang lebih besar kepada sesama yang kurang beruntung. Pesan ini relevan bagi seluruh WNI Malaysia.
Lebih lanjut, Dubes Iman mengungkapkan keprihatinan atas situasi sulit yang dihadapi umat Muslim yang tengah menghadapi situasi sulit di medan konflik seperti di Palestina dan Iran. Beliau mengajak seluruh umat Muslim untuk mendoakan saudara-saudara di wilayah konflik agar senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran. Harapan untuk terwujudnya perdamaian global disampaikan dengan tulus.
Silaturahmi dan Kebersamaan WNI Malaysia di Hari Raya
Usai menunaikan shalat Idul Fitri, ratusan WNI yang hadir saling bersalaman dan bercengkerama. Momen ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama WNI di Malaysia. Kebersamaan terasa hangat, menciptakan suasana seperti di kampung halaman bagi para perantau.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama di halaman KBRI Kuala Lumpur. Beragam menu nusantara disajikan, menambah semarak perayaan Idul Fitri. Ini menjadi kesempatan bagi WNI untuk menikmati hidangan khas Indonesia bersama keluarga dan teman-teman.
Salah satu WNI muda, Khalfani (9 tahun), mengungkapkan kegembiraannya bisa merayakan Idul Fitri di Malaysia untuk pertama kalinya. “Senang bisa shalat di Kantor Bapak Dubes,” kata Khalfani, yang bercita-cita menjadi diplomat saat besar nanti. Pengalaman ini meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak WNI yang turut hadir.
Sumber: AntaraNews