Momen Idul Fitri di Bangkok: Dubes RI Tekankan Pentingnya Persatuan Diaspora Indonesia
Duta Besar RI untuk Thailand menyoroti Idul Fitri 1447 H sebagai momen krusial untuk mempererat Persatuan Diaspora Indonesia di perantauan, menegaskan nilai kebersamaan dan saling mendukung.
Lebih dari 2.000 masyarakat Indonesia di Bangkok merayakan Idul Fitri 1447 H dengan penuh kebersamaan pada 21 Maret 2026. Acara salat Idul Fitri dan silaturahmi ini diselenggarakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok. Momen sakral ini menjadi ajang penting untuk mempererat tali persaudaraan di kalangan diaspora Indonesia.
Duta Besar RI untuk Thailand, Hari Prabowo, secara khusus menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan. Beliau mengajak seluruh masyarakat Indonesia di perantauan untuk saling mendukung. Pesan ini disampaikan dalam suasana hangat perayaan hari raya umat Islam tersebut.
Perayaan yang mengusung tema "Iman Kuat, Persatuan Hebat: Muslim Indonesia Menebar Rahmat bagi Semesta" ini tidak hanya diikuti oleh Warga Negara Indonesia. Sejumlah warga negara asing dari berbagai negara turut berpartisipasi, menunjukkan semangat toleransi dan kebersamaan yang universal.
Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan Diaspora Indonesia
Duta Besar Hari Prabowo, yang baru memulai tugasnya di Thailand pada 13 Maret 2026, memanfaatkan kesempatan Idul Fitri ini untuk menyapa langsung masyarakat. Beliau berharap agar silaturahmi antarwarga Indonesia terus terjaga dengan baik. Sikap saling mendukung dan menyebarkan kebaikan menjadi poin utama dalam pesannya.
Menurut Dubes Hari, Idul Fitri mengingatkan bahwa kekuatan iman tidak hanya berhenti pada diri sendiri. Iman seharusnya tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk sikap saling menghormati dan membantu sesama. Persatuan menjadi kunci utama dalam membangun komunitas diaspora yang kuat.
Ustadz Rosyid Adi Noer Rochman, selaku khotib dalam salat Idul Fitri, turut menyampaikan pesan senada. Ia mengimbau masyarakat Indonesia di Bangkok untuk senantiasa merawat persatuan. Perbedaan yang ada harus dijadikan sebagai jalan untuk saling memahami dan menguatkan hubungan.
Ustadz Rosyid menambahkan, ketika persaudaraan telah tumbuh di dalam hati, langkah selanjutnya adalah bekerja sama dalam kebaikan. Hal ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Solidaritas antarwarga menjadi fondasi penting bagi diaspora.
Semangat Kebersamaan Lintas Negara di KBRI Bangkok
Perayaan Idul Fitri di KBRI Bangkok tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya masyarakat Indonesia. Acara ini juga dihadiri oleh kerabat WNI dari berbagai negara sahabat. Kehadiran mereka menciptakan suasana yang semakin meriah dan multikultural.
Warga negara asing yang turut berpartisipasi berasal dari Malaysia, Myanmar, Lebanon, Pakistan, Palestina, Prancis, Rusia, Thailand, dan China. Kehadiran mereka menunjukkan daya tarik perayaan Idul Fitri sebagai momen kebersamaan universal. Ini memperkaya interaksi antarbudaya di perantauan.
Masyarakat yang hadir saling berbaur dan bersilaturahmi dengan hangat. Mereka menikmati hidangan khas Lebaran dalam suasana yang sederhana namun penuh semangat kebersamaan. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan latar belakang tidak menghalangi terjalinnya persaudaraan.
KBRI Bangkok berhasil menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua yang hadir. Perayaan Idul Fitri ini menjadi contoh bagaimana sebuah komunitas diaspora dapat merayakan tradisinya. Sekaligus juga membuka diri untuk berinteraksi dengan masyarakat global di sekitarnya.
Sumber: AntaraNews