Presiden Prabowo Sumbang 18 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026 di Sultra
Presiden Prabowo Subianto kembali menyumbangkan 18 sapi kurban untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Sulawesi Tenggara, dengan prioritas dari peternak lokal.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan menyumbangkan total 18 ekor sapi kurban untuk perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026 mendatang. Sumbangan ini secara khusus ditujukan bagi masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi Presiden dalam merayakan momen penting keagamaan umat Islam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Muhammad Taufik, mengonfirmasi bahwa jumlah sapi kurban dari Presiden tahun ini sama dengan jumlah yang disumbangkan pada tahun sebelumnya. Distribusi sapi-sapi tersebut akan menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sultra, memastikan pemerataan bantuan. Hal ini menunjukkan konsistensi dukungan Presiden terhadap masyarakat Sultra.
Dari total 18 sapi tersebut, 17 ekor akan didistribusikan ke masing-masing kabupaten dan kota yang ada di Sultra, sementara satu ekor sapi akan dialokasikan untuk tingkat provinsi. Proses pendistribusian ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan kurban dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai pelosok daerah. Pihak Distanak Sultra sedang melakukan pemantauan ketat terhadap hewan kurban yang diusulkan.
Distribusi Sapi Kurban Merata di Sultra
Muhammad Taufik menjelaskan bahwa sapi-sapi kurban dari Presiden Prabowo akan disalurkan secara merata ke 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Setiap daerah akan menerima satu ekor sapi, sementara satu ekor sapi lainnya akan diperuntukkan bagi kebutuhan tingkat provinsi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap wilayah mendapatkan bagian dari sumbangan tersebut.
Daerah-daerah penerima bantuan sapi kurban ini meliputi Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur (Koltim), Kolaka Utara (Kolut), Bombana, Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Konawe Utara (Konut), dan Konawe Kepulauan (Konkep). Selain itu, bantuan juga akan disalurkan ke Kabupaten Muna, Muna Barat (Mubar), Buton, Buton Utara (Butur), Buton Selatan (Busel), Buton Tengah (Buteng), Wakatobi, Kota Kendari, dan Kota Baubau. Daftar ini mencakup seluruh wilayah administratif di Sultra.
Penyaluran yang merata ke seluruh kabupaten dan kota ini menunjukkan komitmen untuk menjangkau masyarakat luas. Dengan demikian, semangat berkurban dapat dirasakan oleh lebih banyak umat Muslim di Sultra. Proses distribusi diharapkan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Prioritas Sapi Lokal dan Standar Kualitas Tinggi
Dalam pemilihan sapi kurban Presiden Prabowo, Muhammad Taufik mengungkapkan adanya prioritas khusus untuk memilih hewan dari peternak lokal di masing-masing kabupaten dan kota penerima. Kebijakan ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi peternak lokal serta mendukung keberlanjutan usaha mereka. Prioritas ini juga memastikan sapi kurban berasal dari lingkungan yang dikenal.
Selain mengutamakan peternak lokal, pemilihan sapi juga sangat memperhatikan kriteria yang telah ditetapkan untuk hewan kurban. Sapi-sapi yang dipilih harus memiliki berat minimal 800 kilogram serta berada dalam kondisi kesehatan yang prima. Standar berat dan kesehatan ini penting untuk memastikan kelayakan hewan sebagai kurban.
Distanak Sultra saat ini masih terus melakukan pemantauan lapangan guna memastikan seluruh hewan yang diusulkan memenuhi kriteria ketat tersebut. Verifikasi ini dilakukan sebelum penetapan resmi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Proses seleksi yang cermat ini menjamin bahwa sapi kurban yang disumbangkan berkualitas baik dan sesuai syariat.
Sumber: AntaraNews