Prabowo Rapat Seharian di Hambalang, Bahas Situasi Timur Tengah hingga Persiapan Mudik
Prabowo meminta laporan terbaru terkait perkembangan sejumlah isu dan agenda strategis pemerintah, baik di dalam negeri maupun dinamika internasional.
Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri dan jajaran di Kabinet Merah Putih untuk menggelar lima rapat berbeda pada Minggu (8/3) siang hingga malam. Rapat terbatas itu berlangsung di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
"Di beberapa rapat tersebut Presiden meminta update terkait beberapa is strategis di dalam dan luar negeri," tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui instagram resmi Setkab.
Dalam sejumlah rapat tersebut, Prabowo meminta laporan terbaru terkait perkembangan sejumlah isu dan agenda strategis pemerintah, baik di dalam negeri maupun dinamika internasional.
Teddy menyampaikan isu pertama yang dibahas adalah perkembangan pembangunan sepuluh kampus baru yang difokuskan pada penguatan bidang sains dan teknologi.
"Perkembangan pembangunan 10 kampus baru terkait di bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) serta pendidikan kedokteran," ujar Teddy.
Selain itu, Prabowo juga meminta laporan terkait upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing di tingkat global serta memperluas kerja sama dengan universitas ternama dunia.
Dalam rapat tersebut, Prabowo turut membahas perkembangan situasi geopolitik internasional, khususnya dinamika di kawasan Timur Tengah yang dinilai memiliki implikasi terhadap kondisi global dan regional.
"Perkembangan situasi di Timur Tengah dihubungkan dengan eskalasi geopolitik di Indonesia," jelas Teddy.
Selanjutnya, Teddy menuturkan Prabowo dan sejumlah menteri membahas perkembangan program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina di Indonesia, khususnya yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan.
Menurut dia, Prabowo mengundang 20–40 anak-anak Palestina bersekolah di Indonesia hingga sekarang mencapai hampir 200 mahasiswa-mahasiswi. Hal tersebut dilakukan Prabowo saat menjadi Menteri Pertahanan sejak tahun 2022
Selain isu pendidikan dan geopolitik, Prabowo juga meminta laporan terkait kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran yang diperkirakan mulai meningkat dalam waktu dekat.
"Kesiapan keamanan dan kelancaran mudik menjelang 10 hari menuju Hari Raya Idulfitri," tutur Teddy.
Rapat tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.